digtara.com -Satuan Brimob Polda NTT kembali melakukan kegiatan bakti sosial pembangunan jembatan penyeberangan.
Kali ini jembatan yang dibangun terletak di Kali Pau Makatul, Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat (URGB), Kabupaten Sumba Tengah, NTT.
Pembangunan jembatan sepanjang kurang lebih 12 meter tersebut dilaksanakan oleh personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sumba Tengah guna mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan keselamatan warga saat menyeberangi aliran sungai.
Kegiatan gotong royong ini turut dihadiri kepala desa dan aparat desa, serta masyarakat setempat yang bersama personel Brimob bahu-membahu menyelesaikan proses pembangunan.
Baca Juga: Polsek Alak Gelar Perkara Tuntaskan Kasus Pencurian Barang Berharga oleh Residivis Komandan Kompi (Danki)
Brimob, Iptu Wiwin Soeyatno sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan kepedulian
Brimob terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah tugas.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen pengabdian Brimob kepada masyarakat.
"Pembangunan jembatan ini adalah wujud kehadiran Brimob tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di daerah yang membutuhkan akses infrastruktur penunjang aktivitas harian," ujarnya pada Sabtu (14/2/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan personel dalam kegiatan sosial diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
"Melalui kegiatan kemanusiaan seperti ini, kami ingin menumbuhkan kepercayaan publik terhadap Polri serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong," tambahnya.
Pembangunan jembatan dilakukan menggunakan peralatan serta tenaga dari personel Brimob, dengan dukungan penuh dari warga Desa Wairasa.
Baca Juga: Cek Harga dan Stok Pangan di Pasar, Tim Satgas Saber Temukan Ada Komoditas Dijual Diatas HET Masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan tersebut.
Warga kini dapat menyeberangi Kali Pau Makatul dengan lebih aman dan nyaman, terutama saat membawa hasil kebun maupun menjalankan aktivitas pendidikan dan ekonomi.