Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi

Imanuel Lodja - Kamis, 19 Februari 2026 16:03 WIB
ist
Tim melakukan peninjauan dan pengukuran lokasi pembangunan dua sekolah di Kabupaten Sikka yang rusak akibat bencana alam

digtara.com -Dua sekolah menengah pertama di wilayah pedalaman Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak bencana hidrometeorologi angin kencang.

Kedua sekolah ini yakni SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Desa Bu Utara dan SMP Negeri 049 Renggarasi Desa Tuwa, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka.

Pemerintah Pusat pun memberikan perhatian untuk perbaikan diawali dengan kunjungan lapangan Tim Teknis Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada Rabu (18/2/2026).

Tim mendatangi SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Desa Bu Utara dan SMP Negeri 049 Renggarasi Desa Tuwa, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka sebagai tindak lanjut atas kerusakan bangunan sekolah akibat bencana alam angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Januari 2026 lalu.

Baca Juga: Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi

Tim Teknis Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dipimpin Qhasim melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan sekolah, khususnya di SMPN 048 Sa Ate Gaikiu yang mengalami kerusakan cukup parah.

Tidak sekadar meninjau, tim langsung melakukan pengukuran teknis dan penyesuaian lahan sebagai tahap awal pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang lebih layak dan aman.

Pemerintah Pusat melalui Direktorat SMP menegaskan komitmennya untuk segera melakukan intervensi pembangunan di SMPN 048 Sa Ate Gaikiu.

Rencana pembangunan tersebut mencakup tiga ruang belajar, satu ruang guru, satu ruang kepala sekolah, serta fasilitas pendukung berupa MCK, yang seluruhnya akan dibiayai melalui sumber dana Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Langkah ini menjadi harapan besar bagi siswa dan tenaga pendidik yang selama ini harus berjuang dengan keterbatasan sarana pascabencana`

Sementara itu, SMPN 049 Renggarasi Desa Tuwa juga tidak luput dari perhatian. Sekolah tersebut direncanakan akan mendapatkan program revitalisasi bangunan sekolah melalui dana Kemendikdasmen RI, mengingat kondisi bangunan yang mengalami kerusakan dan dinilai kurang layak untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara optimal.

Baca Juga: Wanita LC di Sikka Dipukul dan Dipaksa Tidur Dengan Tamu

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Daerah. Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, menegaskan kesiapan Pemda untuk mengawal dan mendukung seluruh rencana pembangunan sekolah terdampak bencana.

Ia menekankan bahwa pelayanan pendidikan bagi anak-anak di Kecamatan Tana Wawo harus tetap berjalan dengan baik meskipun di tengah keterbatasan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian khususnya atas perhatian yang telah diberikan melalui kunjungan Wakapolda NTT sebelumnya ke SMPN 048 Sa Ate Gaikiu.

Sebagai solusi sementara agar hak pendidikan siswa tetap terpenuhi, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 048 Sa Ate Gaikiu dilaksanakan pasca libur sekolah dengan memanfaatkan tenda Pleton Polri bantuan Wakapolda NTT.


Sedangkan untuk SMPN 049 Renggarasi, KBM sementara dialihkan ke gedung SDK Paipenga, mengingat kondisi bangunan sekolah yang belum memungkinkan untuk digunakan.

Kepala sekolah, komite, serta unsur masyarakat Desa Tuwa menyampaikan harapan besar agar seluruh instansi pemerintah, khususnya kepolisian, terus memberikan perhatian dan pendampingan.

Mereka menilai kenyamanan dan keselamatan siswa dalam mengikuti proses KBM merupakan hal utama yang harus dijaga bersama.

Kegiatan peninjauan ini juga dihadiri oleh Camat Kecamatan Tana Wawo, Kabid Pembinaan SMP Dinas PKO Kabupaten Sikka, para penjabat kepala desa, kepala sekolah dan tenaga pendidik, komite sekolah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para murid SMPN 049 Renggarasi.

Baca Juga: Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

10 Tahun Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Warga Sikka Pulang dalam Keadaan Meninggal Dunia

Nusantara

Jadi Korban Penyalahgunaan Narkoba, ASN P3K Pemkab Sikka Bakal Direhabilitasi

Nusantara

Wanita LC di Sikka Dipukul dan Dipaksa Tidur Dengan Tamu

Nusantara

Warga Sikka Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hilang Saat Memanah Ikan

Nusantara

Bawa Narkoba, ASN Diamamkan Polisi di Area Kantor Bupati Sikka

Nusantara

PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia