digtara.com -Anggota Kompi 4 Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda NTT membangun jembatan penghubung di wilayah Lipa, Kelurahan Kalabahi Tengah dan Kelurahan Nusa Kenari, Kabupaten Alor, NTT.
Pembangunan sejak Rabu (18/2/2026) ini dipimpin Wadanki 4 Yon A Pelopor, Iptu Urbanus Widiyan.
Pembangunan jembatan ini untuk membuka akses penghubung antara Kelurahan Kalabahi Tengah dan Kelurahan Nusa Kenari, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat serta menjamin keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Baca Juga: Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan Rencana Kerja Satuan
Brimob Polda NTT Tahun 2026 dalam mendukung program kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 18 personel Kompi 4 Yon A Pelopor dikerahkan dalam kegiatan tersebut, dengan dukungan masyarakat dari dua kelurahan lokasi pembangunan.
Adapun peralatan dan material yang digunakan meliputi skop, archo, cangkul, sendok campuran, pasir, batu gunung, batu kerikil, besi, semen, serta satu unit kendaraan pendukung berupa truk Isuzu PS.
Personel langsung bergabung dengan masyarakat setempat untuk membangun jembatan darurat sebagai akses penyeberangan.
Proses pembangunan pondasi sayap cekar jembatan dimulai.
Kerjasama dan semangat gotong royong antara personel Brimob dan warga setempat membuahkan hasil.
Baca Juga: Perkuat Akses Dan Keselamatan Anak Sekolah, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Penyeberangan Warga di Manggarai Barat Pukul 17.00 WITA, kegiatan pembangunan tahap awal jembatan selesai dilaksanakan, dan seluruh personel kembali ke Mako Kompi 4 Batalyon A Pelopor.
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai solusi atas berbagai kebutuhan sosial masyarakat.
"Pembangunan jembatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, memiliki akses yang aman dan layak dalam beraktivitas sehari-hari," tegas Kabid Humas Polda NTT pada Jumat (20/2/2026).
Kabid Humas Polda NTT, Henry Novika Chandra, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen
Brimob Polda NTT dalam mendukung pembangunan daerah dan mempererat sinergi dengan masyarakat.
"setiap personel
Brimob harus mampu menjadi problem solver di wilayah tugasnya. Kegiatan ini bukan hanya membangun jembatan secara fisik, tetapi juga membangun jembatan kebersamaan antara Polri dan masyarakat," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi yang terjalin antara personel
Brimob dan warga menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
Polda NTT berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus dalam aspek infrastruktur dasar.
Dengan selesainya pembangunan tahap awal jembatan penghubung tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat Lipa dan sekitarnya dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat kemanunggalan Polri dan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi