digtara.com -Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko selaku Ketua Yayasan Kesehatan Mental Keluarga menyalurkan bantuan dua ton beras kepada masyarakat melalui Lembaga Toifa Institute di Kelurahan Liliba, Kota Kupang.
Penyerahan bantuan dilaksanakan Jumat (20/2/2026) di Sekretariat Lembaga Toifa Institute, Jalan Dirgantara RT 51/RW 09, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo.
Penyaluran beras tersebut diwakili Direktur Binmas Polda NTT, Kombes Pol Sudartomo bersama Tim Psikologi Yayasan Kesehatan Mental.
Bantuan diterima Ketua Sekretariat Lembaga Toifa Institute, Achmad Sofyan Abdulrachman.
Baca Juga: Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan Direktur Binmas Polda NTT, Kombes Pol Sudartomo menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Polda NTT untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat sinergi sosial dengan berbagai elemen.
"Bantuan beras sebanyak dua ton ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Kapolda NTT dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah NTT melalui Yayasan Kesehatan Mental. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi berkah bagi penerima," ujarnya.
Kegiatan sosial ini juga melibatkan berbagai unsur, termasuk Yayasan Tim Peduli Doafa, Yayasan Samudra Jamjam, Paguyuban Pasundan Mangle, serta Ikatan Alumni Pondok Pesantren Gontor Cabang NTT.
Ketua Sekretariat Lembaga Toifa Institute, Achmad Sofyan Abdulrachman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan serta bantuan yang diberikan
Kapolda NTT dan jajaran.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah NTT atas kepedulian ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.
Bantuan beras tersebut juga didistribusikan kepada 365 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), melalui 13 masjid yang tersebar di wilayah tersebut.
Baca Juga: Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi
Pendistribusian dilaksanakan pada 7 Maret 2026, dengan keberangkatan tim pada 7 Maret dan pembagian kepada masyarakat pada 8 Maret 2026.
Selain beras satu karung per keluarga, paket bantuan juga akan dilengkapi dengan minyak goreng 1 liter, gula pasir setengah kilogram, teh celup, 10 bungkus mie instan, jerigen air, serta pakaian layak pakai.
Kegiatan ini menjadi komitmen Polda NTT mendukung kesejahteraan masyarakat melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat solidaritas sosial di wilayah NTT.
Baca Juga: Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan