digtara.com - Sebuah kapal motor mengalami trouble mesin di perairan Dulolong, Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT saat berlayar pada Jumat (20/2/2026).
Operasi penyelamatan kemudian dilakukan anggota Marnit Alor terhadap kapal yang mengalami trouble mesin yang sedang berlayar dari Margeta menuju Kalabahi,
Kabupaten Alor.
Diperoleh informasi kalau saat tiba di perairan Dulionong, kapal tersebut mengalami kerusakan pada mesin.
KM Alor Bumi Persaudaraan GT 7 dengan juragan Matias Yarmo ini sempat terombang ambing di perairan dan para penumpang pun panik.
Baca Juga: Jelang Bulan Ramadhan, Kelompok Pemuda Yang Bertikai di Alor-NTT Sepakat Berdamai Pada Jumat siang sekitar pukul 12.30 Wita, KM Bumi Alor Persaudaraan berangkat dari Margeta menuju Kalabahi membawa penumpang sebanyak 10 orang.
Setengah jam kemudian, kapal tiba di perairan Dulolong, wilayah Kabupaten Alor.
Kapal tersebut mengalami masalah kerusakan mesin sehingga tidak bisa melanjutkan pelayaran dan akhirnya hanyut.
Kejadian ini dilaporkan keluarga penumpang ke Marnit Alor. Mereka minta bantuan Marnit untuk menolong para penumpang.
Anggota Marnit Alor kemudian nergerak menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh sekitar hampir satu jam.
Tiba di lokasi, kru Marnit Alor yang menggunakan KP XXII-1006 membantu dan membawa kapal tersebut menuju Pelabuhan Dulionong, Kalabahi
Baca Juga: Perahu Pengangkut BBM Tanpa Dokumen Diamankan Polisi Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke pelabuhan. Kapal pun bisa dievakuasi ke pelabuhan untuk perbaikan mesin.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menegaskan bahwa keselamatan berlayar harus selalu diutamakan.
"Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan sampai kelalaian kecil berujung pada kerugian besar, baik korban jiwa dan material," tegasnya.
Direktorat Polairud Polda NTT melalui Marnit terus mengintensifkan patroli serta membuka ruang pengaduan masyarakat apabila menemukan potensi pelanggaran keselamatan pelayaran.
"Kami ingin membangun budaya pencegahan. Jangan menunggu kejadian baru bertindak. Semua alat keselamatan berlayar harus tersedia dan berfungsi dengan baik," tambahnya.
Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat di laut.
Baca Juga: Jelang Bulan Ramadhan, Kelompok Pemuda Yang Bertikai di Alor-NTT Sepakat Berdamai