digtara.com -Sebanyak 545 warga terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/2/2026).
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Makassar (
BPBD), para warga dievakuasi ke enam titik pengungsian yang tersebar di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya.
Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet karena ketinggian air di beberapa permukiman cukup tinggi. Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur Makassar dan wilayah sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, sehingga sistem drainase tidak mampu menampung debit air.
Wilayah Terdampak
Baca Juga: Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air Kecamatan ManggalaKecamatan BiringkanayaPermukiman warga tergenang, akses jalan terganggu, dan sebagian warga memilih mengungsi demi keselamatan.
Peringatan Cuaca dari BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir susulan maupun genangan di titik-titik rawan.
Imbauan bagi Warga
Waspada terhadap kenaikan debit air secara tiba-tibaAmankan dokumen penting dan barang berhargaHindari melintasi arus derasPantau informasi resmi dari BPBD dan BMKGPemerintah setempat terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak, termasuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
Baca Juga: Tes Urine Positif, ASN P3K Sikka Sudah Dua Kali Pesan Narkoba dari Makassar dan Mengaku Untuk Konsumsi Sendiri