digtara.com -PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPTD Metrologi Legal melakukan pengawasan terpadu terhadap kualitas dan ketepatan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU serta tabung LPG 3 Kg di sejumlah titik di Kota Banda Aceh.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menjelang Ramadan dan Idulfitri guna memastikan perlindungan konsumen, menjaga kualitas layanan, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap distribusi energi.
Pengawasan dilakukan di SPBU 14.232.485 Simpang Jam dan SPBU 13.232.413 Lhong Raya. Selain itu, pengecekan juga menyasar Pangkalan LPG 3 Kg Berkat Alam Jaya di Lhong Cut, Banda Raya serta Pangkalan LPG 3 Kg Beusarie Niaga di Suka Ramai, Baiturrahman.
Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banda Aceh, Fikri ST, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh alat ukur dan takaran BBM dalam kondisi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dari Kementerian Perdagangan.
Baca Juga: Perahu Pengangkut BBM Tanpa Dokumen Diamankan Polisi Menurutnya, pengawasan dan pengamatan terhadap SPBU di wilayah Kota
Banda Aceh menjelang Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan hasil yang sangat baik. Seluruh SPBU yang diperiksa dinyatakan memenuhi standar ketentuan yang berlaku.
Takaran LPG 3 Kg Sesuai Standar, Harga Rp18.000 per Tabung
Dari hasil pemeriksaan di sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram, ukuran takaran dan timbangan juga dinyatakan sesuai regulasi. Berat tabung kosong berada pada kisaran standar sekitar 5 kilogram, sedangkan dalam kondisi terisi berada di kisaran 8 kilogram dengan tetap memperhatikan batas toleransi yang diperbolehkan.
Distribusi LPG 3 Kg di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya dinilai berjalan baik, baik dari sisi kuota maupun harga. Harga yang ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung masih sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil inspeksi mendadak di sejumlah SPBU dan pangkalan LPG, kondisi stok energi di Banda Aceh dan sekitarnya saat ini berada dalam kategori relatif aman. Pemerintah daerah berharap ketersediaan ini dapat terus terjaga hingga Idulfitri dan periode setelahnya.
Baca Juga: Puluhan Jerigen BBM Solar Bersubsidi Diamankan Polisi Dalam Mobil dan Rumah Warga Pertamina Tingkatkan Monitoring Jelang Ramadan
Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori, menegaskan bahwa Pertamina terus melakukan monitoring rutin untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk tetap terjaga. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pengawasan ditingkatkan agar distribusi
BBM dan LPG tetap lancar.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi metrologi merupakan bentuk transparansi serta komitmen perlindungan konsumen.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan energi di wilayah
Banda Aceh dalam kondisi aman dan terus dipantau secara berkala.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan BBM dan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.