IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

Imanuel Lodja - Sabtu, 28 Februari 2026 14:38 WIB
ist
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

digtara.com -Yusnita Bete (41), ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Malaka, NTT melahirkan bayi nya dalam kondisi tangan kiri terluka parah.

Bayi yang dlahirkan dalam kondisi sehat. Yusnita harus menjalani dua operasi pada Jumat (27/2/2026) yakni operai cesar untuk melahirkan dan operasi untuk menjahit luka menganga pada tangan kirinya.

Warga Dusun Raisikun 1, RT 002/RW 001, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT ini ditebas dengan parang oleh suaminya, IL alias Ignas alias Nasuluan (41).

Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini terjadi di rumah korban dan pelaku di kampung Aslot, Dusun Raisikun 1, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka sekitar pukul 17.30 Wita.

Baca Juga: Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Diperoleh informasi kalau saat itu korban merasakan sakit pada perut sebagai penanda segera melahirkan.

Dalam kondisi kesakitan, korban meminta suaminya (pelaku) untuk segera mengantarnya ke Puskesmas atau rumah sakit.

Pelaku yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pengepul buah pisang kemudian diantar dengan mobil truck ke Kota Kupang untuk dijual kebetulan baru pulang dan masuk rumah dalam keadaan sangat lelah.

Ia sempat menolak permintaan sang istri untuk diantar ke RSUPP Betun, Kabupaten Malaka karena masih lelah.

Pelaku malah meminta istrinya agar ke rumah sakit keesokan harinya. Ia beralasan masih sangat lelah usai mengantar pisang ke Kota Kupang.

Namun sang istri yang kesakitan terus mengomeli dan mendesak pelaku segera membawanya ke rumah sakit

Baca Juga: Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya

Dalam keadaan emosi, secara spontan pelaku mengambil parang menebas istrinya.

Korban pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara menangkis dengan tangan kiri.

Akibatnya, korban mengalami luka parah pada tangan kiri dan mengeluarkan banyak darah.

Usai ditebas pelaku dengan parang, korban sempat lari menyelamatkan diri ke Pos Pam Tas TNI AD yng berada di dekat rumah mereka.

Anggota TNI AD langsung datang melerai pelaku, kemudian membawa korban ke Puskesmas Namfalus Motamasin.

Baca Juga: Lansia di Malaka-NTT Ditemukan Meninggal, Diduga Diterkam Buaya


Namun karena kondisi luka korban saat itu dalam kondisi kritis sehingga langsung dirujuk ke RSUPP Betun, Kabupaten Malaka.

Korban bisa melewati masa kritis sehingga bisa melahirkan bayi dalam keadaan selamat walaupun melalui operasi cesar dan juga menjalani operasi pada tangan kiri.

Kasus ini kemudian dilaporkan kakak korban Yolenta Bete (53) ke Polres Malaka.

Yolenta yang tinggal di Dusun Metamauk, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka baru mendapat kabar setelah korban dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga: Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Aparat keamanan kemudian mengamankan pelaku yang saat itu sedang bersama dengan korban yang sementara dalam perawatan di RSUPP Betun.

Polisi membawa pelaku ke lokasi kejadian sehingga dapat mengamankan barang bukti sebilah parang yang digunakan pelaku menebas tangan korban.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kasat Reskrim, Iptu Dominggus Duran mengaku kalau penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku.

"Berdasarkan keterangan pelaku, ia melakukan KDRT terhadap korban secara spontan dan tidak ada niat untuk melukai korban karena pada saat itu terlapor dalam keadaan kelelahan karena baru kembali dari Kupang," ujar Kasat pada Sabtu (28/2/2026).

Hingga saat ini korban masih dalam perawatan di RSUPP Betun karena baru selesai operasi melahirkan (cesar) serta kondisi luka pada tangan kirinya akibat penganiayaan tersebut.

"Luka baru selesai dijahit sehingga (korban) belum bisa untuk diambil keterangannya," ujar Kasat.

Baca Juga: Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Nusantara

Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya

Nusantara

Lansia di Malaka-NTT Ditemukan Meninggal, Diduga Diterkam Buaya

Nusantara

Tiga Terduga Tindak Pidana PETI di Sumba Timur Diproses Hukum

Nusantara

Mangkir Dari Panggilan, Polres Belu Layangkan Lagi Panggilan Bagi RS Tersangka Kasus Pencabulan

Nusantara

Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka