digtara.com -Seekor ternak kuda milik warga Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan hilang pada Sabtu (21/2/2026) lalu.
Kuda jantan ini hilang di Kampung Waimonggu, Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten
Sumba Tengah.
Diduga kuda berada di wilayah padang perbatasan Kampung Waibakul, Desa Sobarade, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.
Kuda yang dilaporkan hilang akibat pencurian berhasil ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan pada Jumat, 27 Februari 2026 lalu.
Baca Juga: Pelaku Kabur, Kuda Curian Diamankan Anggota Polres Sumba Barat Pengungkapan tersebut berawal dari hasil pengembangan informasi yang diperoleh Tim Resintel Polres Sumba Barat pada Jumat siang.
Berdasarkan informasi tersebut, ternak kuda yang sebelumnya dilaporkan dicuri ternyata ada di wilayah Kabupaten Sumba Barat.
Tim Resintel Polres Sumba Barat yang dipimpin Kanit Buser Polres Sumba Barat, Aipda Dekris Mata didampingi Kanit Keamanan Satintelkam, Aipda Robert G. Dade bersama anggota serta keluarga korban segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Polisi bersama keluarga korban mulai mengidentifikasi keberadaan ternak berdasarkan jejak yang ditemukan dan mengarah ke seputaran padang perbatasan Waibakul.
Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil.
Baca Juga: Dorong Ekonomi, Sumba Tengah Bakal Pakai Pidana Pekerja Sosial Tim gabungan bersama keluarga korban berhasil menemukan barang bukti seekor
kuda yang dipastikan merupakan ternak milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat pencurian.
Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kejahatan di wilayah hukumnya, khususnya pencurian ternak yang meresahkan masyarakat.
"Kami tegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Kami akan terus melakukan upaya penindakan secara tegas dan profesional terhadap setiap tindak pidana yang terjadi," tegas Kapolres pada Senin (2/3/2026).
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada tim gabungan yang telah bekerja keras, cepat, dan sigap dalam mengungkap kasus tersebut sehingga barang bukti dapat berhasil ditemukan dan diamankan.
"Saya memberikan apresiasi kepada tim gabungan yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam mengungkap kasus pencurian ternak ini. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumba Barat dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat," tambahnya.
Melkianus, keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Sumba Barat atas upaya maksimal yang telah dilakukan hingga ternak milik mereka berhasil ditemukan.
Baca Juga: Oknum Guru Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur Sesama Jenis di Sumba Tengah Diamankan Polisi
"Kami sangat berterima kasih kepada pihak Polres Sumba Barat yang telah membantu menemukan ternak kami. Ini sangat berarti bagi kami," ungkap pihak keluarga korban.
Saat ini, barang bukti di serahkan kepada korban dengan status penitipan.
Polres Sumba Barat masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pencurian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Baca Juga: Pelaku Kabur, Kuda Curian Diamankan Anggota Polres Sumba Barat