digtara.com -Yonatan Emusimus Misa (40), warga Boimanas, Desa Skinu, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT diamankan warga pada Minggu (1/3/2026).
Yonatan melempari Seprianus Taloim pada Sabtu (28/2/2026) petang di Boimas, Desa Skinu, Kecamatan Toianas, Kabupaten TTS.
Pasca kejadian, Yonatan yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kabur.
Sementara korban Seprianus kritis karena mengalami luka serius pada kepala dan masih menjalani perawatan intensif.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Harga Cabai di Malaka Naik dan Stok Minyak Kita Kosong Yonatan baru diamankan oleh Melkisedek Taloim (kerabat korban) pada Minggu (2/3/2026) petang di wilayah Kuafeu, Desa Toianas, Kecamatan Toianas, Kabupaten TTS.
Melkisedek malah meminta bantuan anggota Polsek Wewiku, Polres Malaka karena jaraknya lebih dekat.
Ka SPKT 3 Polsek Wewiku, Aipda Edisin Made lalu ke lokasi pelaku Yonatan diamankan kemudian dibawa ke Polsek Wewiku.
Kapolsek Wewiku, Polres
Malaka menghubungi Polsek Amanatun Utara, Polres TTS untuk menjemput pelaku Yonatan di Mapolsek Wewiku.
Pelaku dijemput anggota Bhabinkamtibmas Polsek Amanatun Utara, Apda Max Lay di Mapolsek Wewiku dan membawa pelaku ke Polsek Amanatun Utara.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kasat Reskrim, Iptu Dominggus Duran membenarkan kejadian ini.
Baca Juga: IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami "Terduga pelaku Yonatam Emusimus Misa menganiaya korban. Setelah kejadian, terduga pelaku melarikan diri. Kemudian pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 Wita, terduga pelaku diamankan," ujarnya pada Minggu malam.
Terduga pelaku diketahui adalah
ODGJ. Sementara korban yang mengalami luka kritis, dirawat di Puskesmas Hauhasi, Desa Toianas, Kabupaten TTS.
Terduga pelaku pada saat diamankan dalam kondisi mengalami luka robek di kepala dan testa serta bengkak.
Menurut keterangan warga di lokasi, saat pelaku diamankan, ia berusaha untuk kabur sehingga dikejar warga. Saat itu pelaku jatuh sehingga kepala membentur aspal.
Antara terduga pelaku dan korban sendiri masih ada hubungan keluarga.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Harga Cabai di Malaka Naik dan Stok Minyak Kita Kosong