digtara.com -Sebanyak 21 Kapolres jajaran bersama Irwasda Polda NTT menjalani pemeriksaan urine belum lama ini.
Tes urine di aula Rupatama
Polda NTT ini sebagai bagian dari deteksi dini narkoba.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim Biddokkes Polda NTT menggunakan alat uji stick GLORY DIAGNOSTICS dengan enam parameter, yakni amphetamine, methamphetamine, morphin, cocaine, THC (ganja), dan benzodiazepam.
Dari total 21 sampel urine yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif.
Baca Juga: Polres TTU Bagi Takjil Kepada Warga dan Organisasi Mahasiswa "Hasilnya seluruh sampel negatif. Ini menjadi bukti bahwa jajaran pimpinan di
Polda NTT berkomitmen menjaga profesionalisme dan marwah institusi," jelas Kabid Humas
Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, pada Kamis (5/3/2026) di Mapolda NTT.
Ia menegaskan kalau tes urine tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga integritas pimpinan di lingkungan Polri.
"Ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh pejabat utama dan Kapolres jajaran bersih dari penyalahgunaan narkoba. Keteladanan harus dimulai dari pimpinan," tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Langkah deteksi dini ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan internal dan transparansi institusi.
"Polri harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba. Karena itu, pengawasan internal menjadi prioritas agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga," tandas Kombes Henry.
Polda NTT menegaskan keseriusannya dalam membangun institusi yang bersih dan berintegritas di Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Polda NTT Serahkan Tersangka TPPO Ke Kejaksaan Negeri TTS, Tersangka Dititipkan ke Rutan Kelas IIB Soe