digtara.com -Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Polres Nagekeo melakukan operasi pasar.
Operasi pasar pada Sabtu (7/3/2026) dilakan tim Saber Pelanggaran Harga Keamanan dan Mutu Pangan Polres Nagekeo bekerjasama dengan Dinas Perindustrian perdagangan dan Koperasi Kabupaten Nagekeo dan Bulog Mbay.
Operasi pasar murah digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari nesar Keagamaan di pasar tradisional Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Operasi Pasar bertujuan menekan harga kenaikan minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih dan beras di pasaran menjelang hari Raya Keagamaan (Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri) serta menjaga stok pasaran di masyarakat.
Baca Juga: Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan Tim fokus pada komoditas yang telah ditetapkan dan menjadi prioritas untuk secara berkala dilakukan pengawasan penjualan.
Sasaran pengawasan pada beras SPHP, minyak kita, bawang merah, bawang putih dan gula.
Operasi pasar Bulog Mbay menjual beras SPHP ukuran 5 kilogram Rp 58.000
Minyak Kita per liter dalam kemasan 1 liter Rp 15.000. Bawang merah 1 kilogram Rp 38.000. Bawang Putih satu kilogram Rp 38.000 dan gula pasir Rp 17.000 per kilogram
Hadir dalam operasi pasar, ketua, sekretaris dan seluruh anggota tim Saber pelanggaran harga keamanan dan mutu pangan seperti Kasat Reskrim dengan anggota Unit II Tipidter Sat Reskrim Polres Nagekeo, Kabid Koperindag dan Perum Bulog Bajawa.
Baca Juga: Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang Kasatres Nagekeo, Iptu Fajar Eko Cahyono menyebutkan kegiatan ini dilakukan menjelang hari raya Lebaran dan hari raya lainnya
"Satgas Saber Pangan Nagekeo melaksanakan
operasi pasar bersama instansi terkait," ujar Kasat usai kegiatan tersebut.