digtara.com -Dominggus de Jesus Frias (18) dilaporkan terseret banjir Sungai Manusak di Desa Manusak, Kabupaten Kupang, NTT pada Minggu (8/3/2026).
Dominggus yang juga warga RT 20/ RW 08, Dusun 02, Desa Manusak, Kecamatan
Kupang Timur, Kabupaten
Kupang terseret arus akibat
cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten
Kupang.
Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Kupang Timur sejak Sabtu (7/3/2026) menyebabkan banjir di Sungai Manusak dan mengakibatkan Dominggus terseret arus.
Babinsa Kecamatan Kupang Timur, Manuel Amaral melaporkan dan meminta bantuan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk mendapatkan bantuan operasi SAR.
Baca Juga: Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang Korban diketahui pergi menggembalakan ternak di Desa Manusak, Kecamatan
Kupang Timur, Kabupaten
Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Minggu siang.
Saat hendak pulang dari lokasi penggembalaan dan melintasi Sungai Manusak sekitar pukul 16.00 Wita, korban diduga terseret arus sungai yang sedang meluap akibat hujan deras.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga korban, masyarakat setempat, serta aparat desa.
Namun hingga saat malam hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan korban belum ditemukan.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk mendapatkan bantuan operasi SAR.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang terdiri dari 10 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan dua unit rescue car jenis D-Max dengan membawa peralatan SAR pendukung guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Baca Juga: Tidur Pulas, IRT di Kupang Nyaris Diperkosa Pemuda Mabuk Miras Tim SAR langsung berkoordinasi dengan keluarga korban serta unsur SAR lainnya.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran di sekitar area sungai.
Hingga akhirnya pada Senin (8/3/2026) pukul 00.45 Wita, korban berhasil ditemukan oleh
Tim SAR Gabungan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang, untuk proses penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam operasi pencarian.
Baca Juga: Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang Selanjutnya secara resmi diusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.
Operasi SAR ini melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Babinsa Kupang Timur, BPBD Kabupaten Kupang, anggota Polsek Kupang Timur, masyarakat setempat dan keluarga korban