digtara.com -Seekor penyu jenis sisik yang merupakan satwa dilindungi diselamatkan oleh personel Direktorat Polairud Polda NTT di perairan sekitar Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Senin (9/3/2026).
Menurut Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution,
penyu tersebut ditemukan dalam kondisi lemah dan tidak mampu berenang dengan baik karena tubuhnya dipenuhi tritip.
"Penyu tersebut pertama kali terlihat terapung di sekitar pelabuhan marina oleh anggota piket kapal patroli KP Pulau Padar sekitar pukul 09.40 Wita," urai Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, Senin (9/3/2026).
Melihat kondisi satwa yang dilindungi tersebut, personel Ditpolairud bersama awak kapal wisata yang berada di sekitar lokasi segera melakukan penyelamatan.
Baca Juga: Berkas Perkara P21, Polres Manggarai Barat Segera Limpahkan Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sakinah ke Kejaksaan Penyu tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke atas kapal patroli KP
Pulau Padar XXII-3018 untuk dilakukan pembersihan tritip yang menempel di bagian tubuhnya.
Personel Ditpolairud kemudian berkoordinasi dengan pihak Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) dan World Wide Fund for Nature guna penanganan lebih lanjut.
Tim dari BKKPN dan WWF tiba di kapal patroli untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan serta pengukuran terhadap penyu tersebut.
Namun karena kondisi
penyu belum menunjukkan perbaikan, personel Ditpolairud bersama tim BKKPN dan WWF memutuskan membawa satwa tersebut ke kolam perawatan milik BKKPN di
Labuan Bajo.
"Untuk sementara penyu dirawat di kolam milik BKKPN hingga kondisinya pulih. Setelah dinyatakan sehat, penyu tersebut akan dilepas kembali ke habitat aslinya," ungkap Kombes Pol Irwan Deffi Nasution.
Baca Juga: Perkuat Akses Dan Keselamatan Anak Sekolah, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Penyeberangan Warga di Manggarai Barat
Penyelamatan ini melibatkan personel Marnit
Labuan Bajo, dua orang petugas BKKPN, serta tiga orang dari LSM WWF.
Direktur Polairud Polda NTT menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan, tetapi juga turut berperan dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan satwa yang dilindungi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
"Kami berkomitmen untuk menjaga kelestarian laut dan satwa dilindungi. Jika masyarakat menemukan satwa laut yang membutuhkan pertolongan, segera laporkan kepada petugas," tandasnya.
Baca Juga: Berkas Perkara P21, Polres Manggarai Barat Segera Limpahkan Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sakinah ke Kejaksaan