digtara.com -Seorang pemulung pria ditemukan meninggal dunia dalam gubuknya pada Sabtu (14/3/2026) siang.
Korban diketahui bernama Krispinus Naben dan ditemukan di lahan milik D. Oematan di Jalan Patriot, RT 33/RW 15, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang
Korban diketahui berasal dari Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang.
Korban ditemukan dalam posisi tidur terlentang di atas tanah dalam gubuk mengenakan kemeja kotak-kotak warna abu-abu dan celana pendek warna hitam.
Baca Juga: Bandara El Tari Kupang Bakal Alami Lonjakan Penumpang Sebelum dan Pasca Lebaran Jenazah korban pertama kali pemilik lahan yang saat itu datang le gubuk korban pada Sabtu siang.
"Begitu saya cek, ternyata korban dalam keadaan meninggal," ujar D Oematan.
Ia langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelapa Lima dan ke Polsek Kota Lama.
Korban sendiri sudah lima tahun menempati lahan tersebut yang dijadikan lokasi menyimpan barang bekas dan juga menanam aneka sayuran.
Polisi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kota Lama, Ipda Deky Tanebet turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
Baca Juga: Warga Antusias Beli Sembako, Kapolda NTT Tinjau Gerakan Pangan Murah di Polresta Kupang Kota Keluarga korban iklas menerima kematian korban dan menolak dilakukan otopsi.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah salah satu anaknya, Gasper Naben di belakang bengkel misi di Kelurahan Kelapa Lima.
Sehari sebelumnya, Jumat (13/3/2026), korban ke rumah Harun Selan (53) di RT 05/RW 02, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Ia meminta bantuan Harun menelepon Yohanis Naben alias Neno yang merupakan anaknya dan kost di tempat lain.
Baca Juga: Polres Kupang Siapkan Tiga Pos Pengamanan dan Pelayanan Amankan Hari Raya
Korban mengeluh sakit kepada anak mantu yang menerima telepon karena Neno masih melaut.
Harun masih menawarkan kepada korban sebuah traktor yang hendak dijual seorang rekannya.
Sementara anak mantu korban sebelumnya sudah menawarkan agar korban dibawa ke rumah sakit namun korban menolak.
Polisi memastikan korban meninggal secara wajar dan diduga karena sakit. "Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Dipastikan korban meninggal secara wajar," ujar Kanit Reskrim Polsek Kota Lama.
Baca Juga: Bandara El Tari Kupang Bakal Alami Lonjakan Penumpang Sebelum dan Pasca Lebaran