digtara.com -Dua kelompok pemuda di Kota Kupang, NTT terlibat tawuran pada Sabtu (14/3/2026) tengah malam hingga Minggu (15/3/2026) dinihari.
Aksi
tawuran yang melibatkan puluhan pemuda di Jalan Suratim, Kelurahan
Oesapa, Kota Kupang tersebut sempat memanas dengan adanya aksi saling lempar batu dan penggunaan anak panah.
Satuan Samapta Polresta Kupang Kota dibawah komando Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kasat Samapta AKP Stevenson A. Bessie bergerak cepat meredam aksi tawuran massa yang terjadi di Jalan Suratim, Kelurahan Oesapa pada Minggu dinihari.
Kasat Samapta sedang memimpin Apel Patroli Perintis (Tim Saboak) di Pos 12.0 dan menerima informasi dari Samapta Polda NTT dan layanan Call Center 110 mengenai adanya massa yang mulai bertikai di wilayah Oesapa.
Baca Juga: Banjir Meluap, Siswa di Amfoang Utara Harus Menunggu Air Surut Hingga Lapar Polisi langsung bergerak cepat menuju TKP. Di lokasi, tim Samapta Polda NTT yang dipimpin Aipda Dikson Lay bersama Kapolsek Kota Lama, AKP Arifin sudah berada di posisi untuk melakukan pengamanan awal
Dalam operasi pembersihan lokasi tersebut, Sat Samapta berhasil mengamankan sedikitnya 24 orang pemuda yang diduga terlibat langsung dalam aksi tawuran.
Para pemuda tersebut dievakuasi menggunakan kendaraan patroli dalam dua gelombang menuju Mapolresta Kupang Kota untuk dilakukan pemeriksaan intensif oleh Pamapta.
Polisi mengedepankan tindakan tegas namun tetap sesuai prosedur.
"Bagi pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban, diarahkan untuk segera membuat laporan polisi agar dapat ditindaklanjuti dengan proses visum et repertum," tegas Kasat Samapta.
Situasi baru bisa kondusif pada pagi hari sekitar pukul 06.24 Wita.
Baca Juga: Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan Dengan menggunakan truk Dalmas dan mobil patroli, para pemuda tersebut diantar kembali ke rumah masing-masing dibawah pengawalan ketat petugas untuk memastikan tidak ada gesekan susulan di perjalanan.