digtara.com -Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 06:08 WITA.
Kolom abu teramati mencapai ±600 meter di atas puncak atau sekitar 2.184 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pengamatan Gunung Api (PPGA) Herman Yosef melaporkan ini.
Ia menyebut abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara serta barat laut.
Baca Juga: Gunung Ili Lewotolok di Lembata-NTT Kembali Erupsi "Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 2,9 mm dan durasi sekitar 3 menit 6 detik," jelas dia.
Berdasarkan laporan aktivitas harian periode 18 Maret 2026, gunung ini menunjukkan aktivitas tremor non-harmonik sebanyak 34 kali, tremor harmonik 2 kali, gempa low frequency 4 kali, serta beberapa gempa tektonik lokal dan jauh.
Endapan lava juga teramati mengalir ke timur laut (±4.340 meter) dan barat-barat laut (±3.800 meter) dari pusat erupsi. Getaran banjir/lahar hujan tercatat satu kali dengan durasi panjang.
Saat ini, status aktivitas
Gunung Lewotobi Laki-laki tetap pada Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui MAGMA Indonesia.
Rekomendasi sementara ialah masyarakat di sekitar gunung dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius 4 km dari pusat erupsi.
"Tetap tenang, ikuti arahan pemerintah daerah, dan jangan percaya isu yang tidak jelas sumbernya," tandasnya.
Baca Juga: Dua Desa di Flores Timur Dihantam Banjir Lahar Gunung Lewotobi Laki-laki Waspadai juga potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak, terutama di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote saat hujan deras.
Bagi yang terdampak hujan abu, gunakan masker atau penutup hidung-mulut untuk melindungi saluran pernapasan.
Pemerintah daerah diimbau terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, atau PVMBG di Bandung.
PVMBG akan terus memantau dan berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT serta pihak terkait. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Pos Pengamatan atau telepon PVMBG di 022-7272606. Sumber resmi: MAGMA ESDM dan Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki.b0eb41
Masyarakat dihimbau selalu mengikuti update resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik serta lahar hujan.