digtara.com -Polres Kupang secara mulai menggelar Operasi Semana Santa Turangga 2026 sejak Rabu (1/4/2026).
Dalam operasi yang berlangsung selama 15 hari, mulai 1 hingga 15 April 2026 ini, Polres
Kupang memfokuskan pengamanan pada 167 gereja yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten
Kupang.
Langkah ini untuk antisipasi pada meningkatnya aktivitas masyarakat dalam rangkaian perayaan keagamaan umat Kristiani yang diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan.
Selain pengamanan tempat ibadah, Polres Kupang juga mendirikan tiga pos strategis guna mendukung kelancaran operasi.
Baca Juga: Warga Kupang Dipolisikan Gara-gara Sebarkan Konten Kesusilaan Tiga pos itu yakni Pos Terpadu Bolok-
Kupang Barat, Pos Pengamanan Oebelo dan Pos Pelayanan Oesao-
Kupang Timur.
Ketiga pos ini difungsikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjadi pusat pengendalian situasi kamtibmas di lapangan.
Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kabagops Polres Kupang, AKP Gundolfus Diaz mengatakan bahwa pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada gereja, tetapi juga mencakup jalur transportasi, pusat keramaian, serta titik-titik rawan lainnya.
Kabupaten
Kupang sebagai wilayah dengan karakteristik kepulauan memiliki tantangan tersendiri, sehingga diperlukan pola pengamanan yang terpadu, responsif, dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.
"Peningkatan mobilitas masyarakat selama Semana Santa harus diimbangi dengan kesiapsiagaan personel, sehingga seluruh rangkaian kegiatan ibadah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujarnya.
Polres Kupang juga mengedepankan sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder guna menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan operasi.
Baca Juga: Dilimpahkan Polda NTT, Tujuh Tersangka Pembunuhan Sebastian Bokol Ditahan di Rutan Kupang Dengan langkah-langkah strategis tersebut, diharapkan seluruh umat Kristiani di Kabupaten
Kupang dapat menjalankan ibadah perayaan Paskah dengan penuh khidmat, serta masyarakat secara umum tetap merasakan rasa aman dan nyaman.
Polres Kupang mengawali pengamanan ini dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo di Lapangan Apel Polres Kupang, Selasa (31/3/2026).
Apel ini menjadi tanda kesiapan seluruh personel dalam mengamankan rangkaian perayaan Semana Santa di wilayah Kabupaten
Kupang.
Kabupaten
Kupang sebagai wilayah dengan mayoritas penduduk beragama Kristen memiliki tingkat aktivitas keagamaan yang cukup tinggi, khususnya dalam momentum Semana Santa 2026.
Hal ini berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan.
Kondisi geografis Kabupaten Kupang yang merupakan wilayah dengan topografi yang menantang menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pengamanan.
Baca Juga: Warga Kupang Dipolisikan Gara-gara Sebarkan Konten Kesusilaan Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan serta pola pengamanan yang terpadu, responsif, dan kondusif.