digtara.com -Rangkaian prosesi Semana Santa 2026 di Kabupaten Flores Timur, NTT segera mencapai puncak terutama pada Jumat (3/4/2026).
Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob
Polda NTT melakukan sterilisasi di sejumlah gereja dan kapela prioritas di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada Rabu (1/4/2026).
Sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari Operasi Semana Santa Turangga 2026 untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan khusyuk bagi umat serta para peziarah yang datang ke Larantuka.
Tim Jibom yang diterjunkan berjumlah delapan personel dari Subden 1 Jibom Gegana Satbrimob Polda NTT.
Baca Juga: Polairud Polda NTT Siagakan Personil dan Kapal Amankan Prosesi Paskah di Larantuka Mereka melakukan penyisiran sejak dini hari di sejumlah lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan
Semana Santa.
Lokasi pertama yang disterilisasi adalah Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka pada pukul 04.30 WITA. Setelah itu, sterilisasi kembali dilakukan pada sore hari di lokasi yang sama sebelum dilanjutkan ke Kapela Tuan Ma dan Kapela Tuan Ana.
Tim Jibom melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap lokasi menggunakan berbagai peralatan khusus penjinak bom, mulai dari metal detector, mirror trolley, X-ray, hingga robot EOD.
Kabid Humas
Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan sterilisasi dilakukan untuk memastikan tempat ibadah benar-benar aman sebelum digunakan dalam rangkaian ibadah
Semana Santa.
"Untuk memastikan seluruh lokasi ibadah prioritas steril dan aman sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif dalam Operasi Semana Santa Turangga 2026," ujarnya pada Kamis (2/4/2026).
Dalam pelaksanaan tugas, personel juga dilengkapi kendaraan khusus berupa satu unit ransus Hiace Jibom dan satu unit ransus Hilux Jibom, serta perlengkapan proteksi seperti helm kevlar dan body vest.
Baca Juga: Mengaku Disekap Dan Diperkosa Empat Pria, Siswi SMP di Kupang Ternyata Hilang Bersama Pacar "Kesiapan personel dan perlengkapan menjadi hal utama agar setiap lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa dapat dipastikan bebas dari potensi ancaman," jelasnya.
Setelah sterilisasi selesai dilakukan, Tim Jibom menyerahkan berita acara hasil pemeriksaan kepada personel pengamanan di masing-masing lokasi, sebelum kembali melaksanakan siaga on call di Mapolres Flores Timur.
Ia menegaskan bahwa pengamanan
Semana Santa tahun ini dilakukan secara maksimal karena perayaan di Larantuka tidak hanya dihadiri umat dari Flores Timur, tetapi juga ribuan peziarah dari berbagai daerah dan luar negeri.
"Semana Santa di Larantuka merupakan tradisi religius yang sangat penting dan telah berlangsung selama ratusan tahun. Karena itu, Polda NTT berkomitmen menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan penuh pelayanan," pungkasnya.
Seluruh rangkaian sterilisasi berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala. Tim Jibom tetap disiagakan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan selama berlangsungnya Semana Santa 2026.
Baca Juga: Polairud Polda NTT Siagakan Personil dan Kapal Amankan Prosesi Paskah di Larantuka