digtara.com -Kapal Motor (KM) Putra Lelaona yang mengangkut 96 orang peziarah mengalami kemacetan saat mengikuti prosesi Semana Santa di perairan Kabupaten Flores Timur pada Jumat (3/4/2026).
Direktorat Polairud Polda NTT melalui KP Timor 3016 mengambil langkah cepat dengan mengamankan KM Putra Lelaona yang mengangkut 96 peziarah.
Langkah ini dilakukan setelah petugas mendeteksi adanya kendala teknis pada baling-baling kapal yang terlilit sampah berupa karung dan tali.
Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, terutama di tengah arus laut yang cukup kuat.
Baca Juga: Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan hasil analisis risiko yang matang sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan laut.
"Jika tidak segera ditangani, baling-baling yang terganggu dapat menyebabkan mesin kapal mati di tengah laut. Ini tentu berisiko besar, apalagi jumlah penumpang 96 orang," ujarnya pada Jumat petang.
Langkah pencegahan dilakukan sejak dini guna menghindari situasi darurat.
Proses pengamanan melibatkan personel Dit Polairud, termasuk Bripka Sarifudin bersama kru KP. Timor 3016.
Petugas melakukan pengawalan melekat (escorting) dengan posisi kapal patroli berada di sisi KM Putra Lelaona, sehingga dapat memberikan bantuan cepat apabila terjadi kendala di tengah perjalanan.
Kapal diarahkan menuju pelabuhan Larantuka guna memastikan keamanan penumpang serta memudahkan proses penanganan teknis.
Baca Juga: Pencuri Kendaraan di Manggarai Dibekuk Polisi Di lokasi tersebut, baling-baling kapal dibersihkan dari sampah yang tersangkut, sekaligus memastikan seluruh penumpang dapat turun dengan aman dan nyaman.
Kapolres Flores Timur menegaskan bahwa langkah ini merupakan pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran ibadah Semana Santa.
"Kami ingin memastikan setiap peziarah yang datang dengan sukacita dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan kembali ke rumah dengan selamat. Itulah wujud kasih pelayanan kami," tegasnya.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menegaskan bahwa pengamanan Semana Santa merupakan prioritas utama jajaran Polda NTT.
"Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan rasa aman secara menyeluruh, termasuk menjamin keselamatan transportasi para peziarah. Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan zero accident selama perayaan Semana Santa," ujar Kabid Humas.
Baca Juga: 10 Keluarga di TTS Terdampak Patahan Tanah
Pendekatan humanis terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, sejalan dengan nilai-nilai pengorbanan dan kasih yang terkandung dalam perayaan Paskah.
Polri juga mengimbau masyarakat dan operator kapal untuk selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran, termasuk tidak melebihi kapasitas penumpang serta menjaga kebersihan perairan.
Polda NTT menegaskan bahwa keselamatan merupakan bagian tak terpisahkan dari kekhidmatan ibadah.
Dengan langkah cepat dan responsif seperti ini, diharapkan seluruh rangkaian prosesi Semana Santa di Flores Timur dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna.
Baca Juga: Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi