digtara.com -Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ambil bagian dalam Pawai Paskah Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4/2026).
Dalam momen tersebut,
Gibran turut memikul salib raksasa bersama pemuda dan tokoh gereja sebagai simbol kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung di bundaran Tirosa itu diawali dengan penyerahan obor pawai oleh Gibran kepada perwakilan Pemuda GMIT.
Suasana semakin semarak saat peserta dari GMIT Amarasi Timur tampil mengenakan busana adat, diiringi nyanyian dan pembacaan puisi.
Baca Juga: 1.500 Anggota TNI dan Polri Dikerahkan Amankan Kunjungan Wakil Presiden Ketua Sinode
GMIT Pendeta Samuel Pandie mengajak
Gibran dan sejumlah pejabat, termasuk Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wali Kota Kupang Christian Widodo, untuk ikut memikul salib yang dibawa peserta.
Gibran terlihat berada di barisan depan saat memanggul salib tersebut, diikuti para pejabat dan pemuda lainnya.
Prosesi itu menjadi simbol persatuan antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan bersama.
Pendeta Samuel Pandie mengapresiasi kehadiran Wakil Presiden di tengah umat
GMIT.
Ia berharap pawai Paskah ini dapat berkembang menjadi agenda nasional yang memberi dampak luas, termasuk bagi ekonomi masyarakat.
Wapres Gibran menyampaikan pesan penting tentang menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Baca Juga: Hadiri Festival Paskah 2026, Kapolda NTT Sambut Kunjungan Wapres di Kupang
Gibran juga menitipkan salam Paskah dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat NTT.
"Jangan mudah terprovokasi dan percaya kabar bohong. Pembangunan tidak akan berjalan kalau kita terpecah," ujar
Gibran.
Ia juga mendorong agar kegiatan keagamaan seperti Pawai Paskah GMIT hingga tradisi Semana Santa di Larantuka terus dikembangkan sebagai bagian dari potensi wisata rohani di NTT.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Gibran menyempatkan diri menyapa warga, termasuk kaum difabel, menerima cendera mata, dan melayani permintaan foto sebelum meninggalkan lokasi.
Baca Juga: 1.500 Anggota TNI dan Polri Dikerahkan Amankan Kunjungan Wakil Presiden