digtara.com -Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melakukan kunjungan di Kabupaten Ende.
Salah satu agenda kunjungan ini adalah peresmian Markas Komando (Mako) Satpolairud
Polres Ende serta penyerahan hibah lahan dan bangunan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ende kepada Polri yaitu
Polres Ende yang dijadikan Mako Satpolairud.
Acara penyerahan ini dihadiri pula jajaran pimpinan fraksi DPRD Kabupaten Ende sebagai simbol soliditas antara pihak eksekutif dan legislatif dalam mendukung terciptanya ketertiban di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere yang menyerahkan langsung hibah kepada Kapolres Ende mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi strategis daerah.
Baca Juga: Dampak Gempa di Flores Timur, Enam Warga Terluka Dan Ratusan Rumah Warga Rusak Mengingat luasnya wilayah laut Ende, kehadiran fasilitas yang memadai bagi Polairud dianggap sebagai kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pelayanan dan pengamanan masyarakat pesisir.
"Penyerahan aset ini adalah langkah strategis untuk memperkuat pelayanan dan pengamanan di wilayah perairan kita. Kita menyadari bahwa Kabupaten Ende memiliki wilayah laut yang luas dan potensi maritim yang besar," ujarnya.
Wakil Bupati Ende menyerahkan hibah lahan dan bangunan kepada Polres Ende, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian Mako Satpolairud Polres Ende oleh Kapolda NTT dan pemotongan pita bersama.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada jajaran Pemda Ende dan masyarakat.
Hibah ini bukan sekadar penyerahan fisik bangunan, melainkan simbol kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah kepada Polri untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Pancasila ini.
Dengan peresmian ini diharapkan menjadi pusat komando yang efisien dalam mengawasi lalu lintas maritim, mencegah tindak pidana di laut, serta memberikan pelayanan prima bagi masyarakat pesisir dan nelayan.
Baca Juga: Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada Peresmian ini dinilai sangat strategis mengingat posisi geografis Ende yang memiliki jalur perairan cukup sibuk, termasuk aktivitas di Pelabuhan Ippi dan Pelabuhan Soekarno yang menjadi pusat ekonomi daerah.