digtara.com -Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono menerima kunjungan dan silaturahmi Ketua Majelis Sinode (MS) GMIT, Pdt Samuel Pandie di ruang kerjanya pada Kamis (9/4/2026).
Ketua MS
GMIT didampingi sejumlah pengurus seperti Pdt Saneb Yohanis Ena Blegur (wakil ketua), Pdt Lay Abdi Karya Wenyi (sekretaris), Yefta Sanam (bendahara) dan bupati
Rote Ndao, Paulus Henuk serta wakil bupati
Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, anggota DPRD NTT dari PSI, Absalom Polin.
Hadir pula ketua panitia Paskah, Jonas M. Selly yang juga Sekda Kabupaten Rote Ndao, Ketua FKUB Kabupaten Rote Ndao, Pdt Mariana JBB Sirah dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kapolres Rote Ndao menyampaikan apresiasi dan sukacitanya atas pelaksanaan pawai paskah yang aman dan tertib serta menjadi suguhan menarik bagi warga masyarakat.
Baca Juga: Personil Polres Rote Ndao dan Brimob Polda NTT Penyelamat Paus Pilot Dapat Penghargaan dari Kapolda NTT Kapolres juga menyebutkan kalau pelaksanaan prosesi pawai paskah dan obor perdamaian makin memperkuat
toleransi umat beragama di Kabupaten
Rote Ndao.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan rohani yang memperkuat toleransi umat beragama di wilayah Kabupaten Rote Ndao," ujar Kapolres Rote Ndao.
Pengamanan pun dilakukan secara total oleh aparat keamanan Polres Rote Ndao. Anggota diterjunkan di lokasi strategis guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat.
Kapolres juga menghimbau seluruh warga masyarakat untuk mendukung penuh kegiatan ini dan menjaga keamanan serta ketertiban.
"Mari kita sama-sama jaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan ini dan pasca kegiatan sehingga Rote Ndao tetap aman dan damai dengan menjunjung tinggi toleransi yang kuat," ujar Kapolres Rote Ndao.
Kegiatan di Rote Ndao merupakan rangkaian dari prosesi pemberangkatan obor perdamaian dari Kota Kupang ke Kabupaten Rote Ndao dipimpin oleh ketua panitia, Simson Polin.
Baca Juga: Kapolda NTT Bantu Perahu dan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Selatan Indonesia Pawai obor perdamaian dari Kota Kupang menuju Kabupaten
Rote Ndao diikuti oleh ketua panitia, panitia dan jemaat yang berjumlah 120 orang dan tiga unit mobil dengan menggunakan kapal KM. Garda Maritim.
Rombongan Pawai obor perdamaian berangkat dari pelabuhan Bolok Kupang menggunakan Kapal feri KMP Garda Maritim dengan tujuan Pelabuhan ASDP Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan prosesi pemberangkatan obor perdamaian dari Kota Kupang menuju Kabupaten Rote Ndao merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi jemaat dalam jumlah cukup besar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Festival Paskah
GMIT ke-30 yang menunjukkan komitmen
toleransi di NTT serta simbol persatuan yang melintasi berbagai klasis yang diterima di
Rote Ndao pada 10 April 2026.
Baca Juga: Di Pawai Paskah GMIT, Wapres Gibran Ikut Pikul Salib