digtara.com -Seorang ibu muda bersama anaknya di Kabupaten Sikka, NTT dilaporkan hilang sejak Rabu (1/4/2026) lalu.
Hingga kini, keberadaan keduanya masih menjadi misteri setelah pamit pulang namun tak pernah tiba di rumah tujuan.
Perempuan bernama Ninung (25) bersama putranya Iman (8) dilaporkan hilang sejak Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 10.00 WITA.
Keduanya terakhir terlihat di kawasan Jalan Raya Masjid Kotauneng, Kelurahan Kotauneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Baca Juga: Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan Menurut keterangan keluarga, sebelum menghilang, Ninung bersama anaknya sempat berpamitan kepada kerabatnya di Kotauneng untuk kembali ke rumah mereka di Pulau Kojagete, Kecamatan Alok Timur.
Namun, sejak saat itu, keduanya tak pernah sampai di tujuan.
Kekhawatiran keluarga pun berubah menjadi kepanikan setelah berbagai upaya pencarian yang dilakukan secara mandiri tak membuahkan hasil.
Keluarga telah menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur atau tempat singgah, termasuk Pulau Pemana, Desa Nangahale, Dusun Waipare, hingga wilayah Kotauneng, namun jejak keduanya tak kunjung ditemukan.
"Sudah dicari ke keluarga dan kenalan di beberapa tempat, tapi tidak ada yang melihat atau mengetahui keberadaan mereka," ungkap pihak keluarga pada Sabtu (11/4/2026).
Laporan resmi akhirnya dilayangkan ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi Zainudin Tasdin (44), yang merupakan keluarga korban, mendatangi SPKT Polsek Alok untuk melaporkan kejadian tersebut.
Laporan itu tercatat dengan nomor: 1/ GANGGUAN/B/IV/2026/SPKT/Polsek Alok/Polres Sikka/Polda NTT, tanggal 9 April 2026.
Hilangnya ibu dan anak ini menimbulkan tanda tanya besar, terlebih keduanya pergi dalam kondisi normal tanpa indikasi masalah yang diketahui keluarga.
Peristiwa ini pun menyita perhatian masyarakat, mengingat rentannya keselamatan perempuan dan anak, terlebih dalam perjalanan antarpulau yang memiliki berbagai risiko.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk turut membantu pencarian dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat mengarah pada keberadaan korban.
Masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Ninung dan Iman diminta segera melapor ke Polsek Alok, Polres Sikka, atau kantor polisi terdekat. Informasi juga dapat disampaikan melalui Call Center 110 atau kontak Humas Polres Sikka di 0822-3765-7607.
Baca Juga: Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan