digtara.com -Jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat menunjukkan kepedian.
Jumat (10/04/2026) pagi, para personel berseragam biru ini menyambangi pemukiman warga pesisir dalam aksi sosial bertajuk "Jumat Berkah" dengan menyasar warga pesisir di Kelurahan Labuan Bajo dan Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT
Berangkat dari Mako Satpolairud pada pukul 08.30 Wita, para personel berseragam biru tidak menunggu warga berkumpul di satu titik.
Mereka memilih metode door-to-door, menyusuri gang-gang sempit di Kampung Air dan Kampung Baru untuk mengetuk langsung pintu rumah warga.
Baca Juga: Hasil Panen Jagung Melimpah, Warga Minta Polres TTU Bantu Sumur Bor KBO
Satpolairud Polres Manggarai Barat, Ipda Henro Manurung menegaskan bahwa cara ini diambil demi efektivitas dan akurasi bantuan.
"Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai ke tangan mereka yang membutuhkan. Dengan cara menyambangi langsung, kami juga bisa melihat kondisi riil masyarakat di lapangan," ujar Ipda Henro di sela-sela kegiatan.
Di Kampung Air, Kelurahan Labuan Bajo, petugas menemui Gozali (52), seorang nelayan yang baru saja kembali dari laut.
Kelelahan di wajahnya berganti dengan binar kebahagiaan saat menerima paket sembako dari petugas.
"Terima kasih banyak Bapak-bapak dari Polair. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi saat ini harga kebutuhan pokok di pasar sedang tidak menentu," tutur Gozali dengan nada haru.
Pemandangan serupa terlihat di kediaman Alatif (40) di Kampung Baru, Desa Gorontalo.
Baca Juga: Bahagianya Siswa di Pegunungan Kabupaten TTS Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Kapolda NTT Baginya, kunjungan polisi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk dukungan moril di tengah sulitnya mencari ikan akibat cuaca yang tak menentu.
"Terima kasih banyak Bapak-bapak Polisi Air. Bantuan ini sangat membantu dapur kami, apalagi saat ini mencari ikan sedang tidak menentu," ungkap Alatif.
Lebih dari sekadar pembagian sembako, momentum ini dimanfaatkan personel untuk berdialog santai.
Satpolairud berupaya menyerap aspirasi sekaligus memantau situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan secara langsung dari sumbernya.
Ipda Henro Manurung menjelaskan bahwa kedekatan emosional adalah kunci stabilitas wilayah.
"Tujuan utama kita adalah mempererat silaturahmi. Jika hubungan antara Polri dan masyarakat sudah dekat, maka koordinasi terkait keamanan wilayah pesisir akan jauh lebih efektif. Kami ingin masyarakat merasa Polri adalah sahabat mereka," jelasnya.
Baca Juga: 28 Peserta Penerimaan Akpol 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I
Langkah humanis ini diharapkan dapat terus memupuk kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ipda Henro menekankan bahwa Polri harus peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
"Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang peka terhadap kondisi sosial," tambahnya.
Satpolairud Polres Manggarai Barat mengisyaratkan bahwa aksi ini tidak akan berhenti di sini.
Hal ini dilakukan guna memastikan kehadiran negara dirasakan oleh seluruh warga, tanpa terkecuali.
"Kedepannya, jangkauan "Jumat Berkah" direncanakan akan diperluas hingga ke pulau-pulau kecil yang lebih terpencil di wilayah Manggarai Barat guna memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian," sebut KBO Satpolairud itu.
Baca Juga: Sumur Bor Diresmikan Kapolda NTT, Warga Rukun Lima Ende Tidak Lagi Kesulitan Air Bersih