digtara.com -Pasca aksi tawuran antar kelompok warga di Desa Kiumasi Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, aparat kepolisian dari Polres Kupang langsung bergerak cepat dengan menerjunkan ratusan personel guna mengamankan situasi.
Sebanyak 100 personel Polres
Kupang bersama satu tim dari satuan Brimob
Polda NTT disiagakan dan berjaga di lokasi sejak hari ini, Sabtu (11/4/2026).
Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi aksi susulan dari kedua kelompok yang sebelumnya terlibat bentrokan.
Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Sambangi Rumah Warga, Anggota Satpolairud Polres Manggarai Barat Berbagi Dengan Warga "Kami menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan. Kehadiran aparat juga sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat," ujarnya pada Sabtu malam.
Selain penjagaan, aparat kepolisian juga melakukan patroli intensif di kawasan Perumahan 2100 serta wilayah lain yang dianggap rawan.
Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan situasi yang aman dan terkendali.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif.
Namun demikian, aparat gabungan dari Polres Kupang dan Brimob masih akan terus disiagakan sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menahan diri, tidak terprovokasi, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat terdekat.
Baca Juga: Hasil Panen Jagung Melimpah, Warga Minta Polres TTU Bantu Sumur Bor Sebelumnya Kapolres
Kupang memastikan kalau kondisi terus berangsur kondusif dan terkendali setelah pihaknya turun ke lokasi.
Meski demikian, AKBP Rudy menyebut, sebagai bentuk antisipasi, pihaknya terus melakukan pemantauan dan patroli pada malam hari di lokasi.
"Iya benar. Kita sudah tangani dengan mendagangi lokasi dan mengamankan TKP. Korban sudah kami evakuasi dan telah membuat laporan resmi," katanya.
Setelah dievakuasi, para korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
"Kondisi korban sudah sehat setelah menerima perawatan medis. Ada yang sudah kembali ke rumah dan memang ada yang membutuhkan perawatan lanjutan," sebut Kapolres.
Lebih lanjut, kata perwira Polri itu, para terduga pelaku juga berhasil diamankan di Mapolres Kupang.
Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang di media sosial.
Baca Juga: Sambangi Rumah Warga, Anggota Satpolairud Polres Manggarai Barat Berbagi Dengan Warga "Kondisi sudah membaik. Jangan terpengaruh dengan informasi dan isu-isu yang ada di media sosial," harapnya.