digtara.com -Dua wisatawan asing di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mengadukan kehilangan barang milik mereka di kawasan Pelabuhan Marina, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (10/4/2026).
Barang-barang berharga milik dua wisatawan asal Ukraina dan China sempat berpindah tangan, nakun akhirnya berhasil ditemukan di tengah laut.
Michael Alan Bell (WN Ukraina) dan Wenruo Wang (WN China) didampingi pemandu wisata (guide) dan agen kapal Samara melaporkan kehilangan barang mereka Posko Terpadu Waterfront.
Mereka kehilangan satu buah tas ransel hitam berisi iPhone dan paspor, serta sebuah tas kertas (paperback) belanjaan.
Baca Juga: Uskup Labuan Bajo Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kedamaian Paskah 2026 Anggota Satuan Pamobvit Polres
Manggarai Barat bersama piket Syahbandar membantu mengecek rekaman CCTV di ruangan Easybook.
Namun, karena rekaman tidak memberikan petunjuk jelas mengenai pelaku, petugas beralih menggunakan teknologi pelacakan GPS melalui perangkat iPhone milik korban.
Setelah dicek ulang, posisi barang milik korban Michael Alan Bell terdeteksi sudah bergerak.
"Awalnya berada di antara Pulau Pungu dan Kanawa, namun kemudian terpantau bergeser ke arah Pulau Mesah," ujar Kasat Pamobvit Polres
Manggarai Barat, Iptu Abnel Tamonob dalam keterangannya akhir pekan kemarin.
Melihat pergerakan barang yang dinamis, petugas kepolisian bersama kedua wisatawan dan pihak agen mengambil keputusan melakukan pengejaran menggunakan sekoci kapal Samara.
"Usai berkoordinasi, petugas yang didampingi korban dan perwakilan pihak agen langsung bergerak menuju titik koordinat terakhir GPS menggunakan sekoci," ujarnya.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi Upaya pengejaran membuahkan hasil pada sore hari. Sekitar pukul 16.15 Wita, agen kapal Samara dari PT. WSS mendapat kabar bahwa barang tersebut telah ditemukan di atas kapal Nalarea Cruise yang saat itu sedang berada di sekitar perairan Pulau Mawan.
Pihak kru kapal Nalarea Cruise memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut murni merupakan ketidaksengajaan.
"Kru menjelaskan bahwa mereka tidak sengaja mengangkat tas tersebut karena mengira barang itu milik tamu mereka yang naik ke kapal," ungkap Kasat Pamobvit menirukan penjelasan kru di lapangan.
Setelah diperiksa, seluruh barang berharga termasuk iPhone dan dokumen penting (paspor) ditemukan dalam keadaan lengkap tanpa ada kerusakan atau kehilangan.
"Barang yang sempat hilang telah ditemukan kembali dalam kondisi utuh tanpa kekurangan sedikitpun," sebutnya.
Meski berhasil ditemukan, insiden ini meninggalkan catatan penting bagi industri pariwisata di Labuan Bajo.
Pihak kepolisian menyoroti perlunya peningkatan pengawasan dari para pemandu wisata terhadap barang bawaan tamu.
Baca Juga: Uskup Labuan Bajo Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kedamaian Paskah 2026 "Kejadian ini menjadi pengingat bahwa harus ada kerjasama yang lebih erat antara guide, kru kapal penjemput, dan agen kapal di dermaga dalam mengawasi barang bawaan wisatawan," tegas Iptu Abnel.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar para wisatawan tetap waspada, namun tetap memastikan bahwa kepolisian dan pihak terkait siap memberikan bantuan maksimal demi kenyamanan dan keamanan para turis di destinasi super prioritas ini.
"Kami mengimbau wisatawan untuk selalu memperhatikan barang bawaan dan tidak meninggalkan benda berharga di area terbuka tanpa pengawasan. Jika menemukan barang yang bukan milik anda atau merasa kehilangan sesuatu, silakan segera melapor ke pos keamanan terdekat," imbaunya.
Aksi cepat tanggap ini menuai apresiasi dari para wisatawan yang merasa terlindungi dan terlayani dengan baik selama berada di
Manggarai Barat.