digtara.com - HAB (39), seorang kepala dusun yang juga warga Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur menderita luka serius pada perutnya.Ia ditikam dengan pisau oleh APB (41) warga Dusun V, Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.
Korban ditikam di Pelabuhan Laut Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan
Adonara Timur, Kabupaten
Flores Timur pada Selasa (
14/4/2026).
Saat itu pelaku hendak turun dari Kapal Motor (KM) Lembata yang berlabuh di pelabuhan laut Waiwerang.
Kebetulan pelaku melihat korban berada di sekitar area pelabuhan laut Waiwerang, Adonara Timur.
Baca Juga: Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan Pelaku rupanya dendam dengan korban karena saat pelaku berada di Batam, ia mendapat kabar dari kerabatnya kalau korban ber
selingkuh dengan istri pelaku.
Pelaku langsung menganiaya korban dengan menikam korban menggunakan sebilah pisau di bagian perut bagian atas dekat ulu hati korban.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Puskesmas Waiwerang.
Karena mengalami luka serius, korban dirujuk ke RSUD Hendrik Fernandes Larantuka, Kabupaten
Flores Timur untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Pelaku langsung diamankan polisi dari Polsek Adonara Timur untuk proses hukum lebih lanjut.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Larantuka.
Baca Juga: Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Pasca Gempa Flores Timur, 403 KK Berdampak Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus penikaman ini.
Diperoleh informasi kalau pihak keluarga korban belum membuat laporan di Polsek Adonara Timur karena masih sibuk mengurus korban di rumah sakit.