digtara.com -Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Hal ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi Kelurahan Layak Anak di aula kantor kelurahan
Oepura, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Ditres PPA dan PPO Polda NTT, aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga para ketua RT/RW dan kader pemerhati anak di wilayah Kelurahan Oepura.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol Dr Nova Irone Surentu menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam memberikan perlindungan kepada anak.
Baca Juga: Kapolda NTT Bantu Rumah Harapan Bagi Warga di Kabupaten TTS "Perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau kepolisian, tetapi juga dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Orang tua memiliki peran utama dalam memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat," ujarnya.
Materi sosialisasi disampaikan oleh AKP Nuriyani T. Ballu terkait penanganan tindak pidana kekerasan terhadap anak, termasuk pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan aparat penegak hukum.
Ia menjelaskan bahwa Ditres PPA dan PPO Polda NTT terus berupaya memberantas berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk yang berkaitan dengan penyalahgunaan media sosial yang dapat menjerumuskan anak ke dalam praktik berbahaya seperti prostitusi dan pergaulan bebas.
"Kerja sama lintas sektor sangat penting. Kami juga berkolaborasi dengan DP3A Provinsi NTT serta berbagai pihak untuk mencegah dan menangani kasus-kasus yang melibatkan anak," jelas mantan Kapolsek Maulafa, Polresta Kupang Kota ini.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Kelurahan Oepura bersama aparat setempat menyatakan komitmen untuk mewujudkan wilayah yang bebas dari kekerasan terhadap anak.
Kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Direktorat Res PPA Dan PPO Polda NTT Perkuat Sinergi Lintas Sektoral