digtara.com -Gempa bumi berkekuatan 6,0 Skala Richter mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (21/4/2026) siang sekitar pukul 11.15 WITA.
Kejadian ini memicu kepanikan warga meski tidak menimbulkan korban maupun kerusakan.
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote segera memerintahkan seluruh jajaran untuk mengecek wilayah masing-masing.
Hasil pemantauan sementara menunjukkan tidak adanya korban jiwa, korban luka, maupun kerusakan fasilitas umum.
Baca Juga: Gempa M 5,7 di TTU Dipicu Aktivitas Tumbukan Lempeng Indo-Australia Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),
gempa terjadi pada koordinat 8,99 Lintang Selatan dan 124,20 Bujur Timur atau sekitar 67 kilometer barat laut TTU dengan kedalaman 31 kilometer.
Gempa ini tergolong menengah, dipicu aktivitas tektonik, dan tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa sempat dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah TTU dan sekitarnya, sehingga menimbulkan kepanikan sesaat.
Sebagai langkah antisipatif,
Polres TTU mengoptimalkan kesiapsiagaan Tim Tanggap Darurat Bencana yang telah disiagakan sejak Desember 2025.
Posko bersama Pemerintah Daerah TTU juga disiapkan guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana lanjutan.
Kapolres TTU mengimbau warga agar tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta proaktif melaporkan setiap potensi gangguan maupun kejadian darurat melalui layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses secara gratis.
Baca Juga: Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun "Peran serta masyarakat sangat penting dalam mitigasi
bencana. Laporkan segera melalui layanan call center 110 jika ada potensi
bencana agar dapat segera ditangani," ujar Kapolres.
Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah TTU terpantau aman dan kondusif.
Polres TTU bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta siap mengambil langkah cepat apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan.
Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat dan terukur dalam merespons
bencana tersebut.
"Polda NTT dan jajaran bergerak cepat melakukan pengecekan di lapangan serta memastikan keselamatan masyarakat. Hingga saat ini situasi di Kabupaten Timor Tengah Utara terpantau aman dan terkendali," ujar Kombes Henry.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar di media sosial.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, namun tidak perlu panik. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi. Apabila menemukan dampak lanjutan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau melalui layanan Call Center 110 Polri," tambahnya.
Baca Juga: Gempa M 5,7 di TTU Dipicu Aktivitas Tumbukan Lempeng Indo-Australia