700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Imanuel Lodja - Senin, 27 April 2026 11:50 WIB
ist
Irwasda Polda NTT memantau proses input data hasil Rikkes I di gedung Hemodialisa

digtara.com -Sebanyak 700 calon bintara Polri penerimaan Panitia Daerah (Panda) Polda NTT tahun 2026 gugur dalam tahapan pemeriksaan kesehatan tahap I.

Jumlah ini terdiri dari 570 orang pria dan 130 orang peserta wanita dari 21 Polres yang ada di wilayah Polda NTT.

Hingga saat ini tersisa 1.904 orang yang memenuhi syarat kesehatan I yakni 1.622 orang pria dan 282 orang wanita.

Pemeriksaan kesehatan I dipusatkan di gedung Hemodialisa dan gedung Cempaka rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Baca Juga: Jenazah Buruh Diduga Korban Pembunuhan Anak Kandung Diotopsi, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Pemeriksaan kesehatan I ini meliputi pemeriksaan fisik, THT, gigi, tensi, tinggi dan berat badan, mata serta buta warna.

Proses pemeriksaan diawasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan pengawas eksternal serta pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda NTT.

Proses pun menggunakan sistem one day service dan seluruh hasil pemeriksaan langsung diumumkan kepada peserta.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas maka peserta yang tidak memenuhi syarat kesehatan diberikan catatan tentang temuan.

Peserta pun diberikan ruang melakukan konsultasi dengan dokter yang sudah disiapkan pada akhir seleksi atau usia pengumuman.

Panitia pun menyiapkan tim psikologi dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda NTT memberikan layanan konseling bagi mereka yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Mahasiswa Unwira Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sementara itu, Bid Propam Polda NTT menyiapkan barcode bagi peserta untuk memberikan pengaduan jika ada hal yang ditemukan selama proses pelaksanaan seleksi.


Pada hari pertama, Senin (13/4/2026) terdapat 280 orang peserta pria mengikuti pemeriksaan kesehatan I. Hasilnya, 210 orang lulus dan 70 orang tidak memenuhi syarat.

Pada hari kedua, Selasa (14/4/2026) masih diikuti peserta pria sebanyak 304 orang, namun satu orang tidak hadir.

Sebanyak 234 orang masuk kategori memenuhi syarat (MS) dan 70 orang tidak memenuhi syarat (TMS).

Hari ketiga, Rabu (15/4/2026) merupakan pemeriksaan khusus bagi peserta wanita sebanyak 327 orang.

Baca Juga: Jenazah Buruh Diduga Korban Pembunuhan Anak Kandung Diotopsi, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Pemeriksaan ini diikuti 324 peserta dan tiga orang tidak hadir. Sebanyak 102 orang peserta TMS dan 225 orang masuk kategori MS.

Pada hari keempat, Kamis (16/4/2026), pemeriksaan diikuti 334 orang peserta pria. Sebanyak 254 MS dan 80 orang TMS.

Hari kelima, Jumat (17/4/2026) diikuti 323 peserta, namun satu orang mengundurkan diri dan hanya diikuti 322 orang peserta.

Pada hari kelima pemeriksaan kesehatan ini, sebanyak 265 orang MS dan TMS sebanyak 58 orang.

Hari keenam, Sabtu (18/4/2026) dijadwalkan bagi 336 orang peserta. Empat orang peserta tidak hadir dan pemeriksaan diikuti 332 orang peserta pria.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 249 MS dan TMS sebanyak 87 orang.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Mahasiswa Unwira Ditemukan Tewas Gantung Diri

Hari ketujuh, Senin (20/4/2026) diikuti 330 orang peserta terdiri dari pria 305 orang dan wanita 25 orang.

Pemeriksaan diikuti 329 orang terdiri dari 304 pria dan 25 orang wanita. Satu orang peserta pria tidak hadir.

Sebanyak 92 orang TMS terdiri dari 82 orang pria dan 11 orang wanita. Sedangkan MS sebanyak 237 orang terdiri dari pria 223 orang dan wanita 14 orang.

Hari kedelapan, Selasa (21/4/2026) diikuti 36 orang peserta terdiri dari 33 orang pria dan tiga orang wanita. Sebanyak sembilan orang peserta TMS. 27 orang MS terdiri dari 24 orang pria dan tiga orang wanita.


Hari kesembilan, Kamis (23/4/2026) diikuti 334 peserta terdiri dari 277 orang pria dan 57 orang wanita.

Dua orang peserta pria tidak hadir sehingga pemeriksaan diikuti 332 orang pria dan 57 orang wanita.

Peserta yang MS sebanyak 203 orang terdiri dari 163 orang pria dan 40 orang wanita. Sementara TMS sebanyak 131 orang terdiri dari 114 orang pria dan 17 orang wanita.

Pada setiap akhir pemeriksaan, wajib dilakukan pendalaman oleh tim medis yang dipimpin Kabid Dokkes Polda NTT, AKBP dr Hery Purwanto sehingga memastikan hasil pemeriksaan akurat.

Baca Juga: Jenazah Buruh Diduga Korban Pembunuhan Anak Kandung Diotopsi, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Secara rutin proses pemeriksaan ini juga dipantau oleh Irwasda Polda NTT, Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi dan Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Dr. H. Juli Agung Pramono yang mendatangi langsung lokasi pemeriksaan kesehatan.

Selain memantau kerja panitia, para pejabat Polda NTT ini juga memberikan dorongan dan motivasi kepada para peserta.

Mereka yang lulus kesehatan tahap I akan mengikuti ujian CAT psikologi mulai Senin (27/4/2026) hingga Minggu, 3 Mei 2026.

Ribuan peserta ini akan mengikuti ujian psikologi secara gelombang dengan sistem CAT di sejumlah sekolah di Kota Kupang seperti SMAN 3 Kupang, SMAN 5, SMKN 4, SMAN 7, SMAN 4, SMKN 1, SMA Katolik Giovani, SMAN 2 dan Universitas Muhammadiyah Kupang.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Jenazah Buruh Diduga Korban Pembunuhan Anak Kandung Diotopsi, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Nusantara

BREAKING NEWS: Mahasiswa Unwira Ditemukan Tewas Gantung Diri

Nusantara

Irwasda Polda NTT Apresiasi Keluhan Masyarakat saat Jumat Curhat