digtara.com -Sebanyak empat personel Polres Belu menerima penghargaan dari Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, Rabu (29/4/2026).
Pemberian penghargaan untuk anggota yang dinilai berprestasi ini ditandai dengan upacara pemberian penghargaan yang dilaksanakan di lapangan Mapolres Belu.
Keempat personel yang mendapatkan reward dari Kapolres Belu antara lain Kanit 4 Satuan Intelkam, Aiptu Lucky Kristanto, Banit 4 Satuan Intelkam, Aipda Denny Y.AY, Banit 4 Satuan Intelkam Bripka Hermanus D.Reza Kelen dan Banit 4 Satuan Intelkam Briptu Erick Lay Djami.
Kapolres Belu mengungkapkan, pemberian penghargaan atau reward ini berdasarkan penilaian langsung oleh Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr Rudi Darmoko bahwa keempat Personel telah memberi kontribusi positif bagi Institusi Polri khususnya Polres Belu.
Baca Juga: Keluar Rumah Sakit, Piche Kotta Ditahan Penghargaan ini diberikan atas sinergitas keempatnya bersama instansi terkait dalam penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai dimana berhasil mengamankan sebanyak 11.000.000 batang rokok jenis Sigaret putih mesin yang diselundupkan oleh warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok di wilayah Kabupaten Belu dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
"Untuk membangkitkan semangat dan jiwa Bhayangkara bagi personel Polri khususnya personel Polres Belu, saya sebagai Kapolres Belu mewakili bapak Kapolda NTT dengan bangga memberikan penghargaan atas dedikasi anggota kepada institusi Polri dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di tengah masyarakat yang cukup Kompleks," tutur Kapolres Belu.
Pemberian reward ini juga diakui Kapolres tidak asal diberikan kepada personel melainkan atas prestasi mereka yang berhasil mengungkap penyelundupan sebanyak 11 juta batang rokok llegal dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp 23,1 miliar.
Langkah tegas aparat dalam mengamankan kurang lebih 11 juta batang rokok jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) merek Marlboro yang dilekati pita cukai palsu, dinilai sebagai bukti konkret kehadiran negara di wilayah perbatasan Indonesia Timor Leste dalam mengamankan hak keuangan negara dan melindungi masyarakat.
"Keberhasilan dalam menggagalkan peredaran rokok ilegal ini merupakan upaya terus menerus (continuous effort). Ini adalah pesan tegas dan bukti nyata bahwa Polri bersama Bea Cukai dan instansi terkait lainnya tidak akan memberi ruang bagi peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah perbatasan," ungkap Kapolres Belu.
Kapolres Belu menuturkan pemberian reward ini juga sebagai bentuk motivasi buat anggota yang lain untuk kedepan bekerja secara prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.yang dapat mengangkat nama keluarga dan institusi Polri.
Baca Juga: Kapolres Belu Berbagi di Hari Kasih Sayang Dengan Anak Sekolah Dasar Mantan Kapolres Lembata ini menambahkan, keberhasilan dalam mengungkap kasus-kasus kejahatan, telah memberikan dampak positif bagi masyarakat atas sikap profesionalisme personel dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.
Penghargaan tersebut bukan hanya sebagai bentuk penghargaan tetapi juga sebagai motivasi bagi personil lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Diharapkan penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua untuk terus berjuang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Dan tetap profesional dalam menjalankan tugas kita sebagai insan Bhayangkara. Sekali lagi kepada personil yang telah menerima penghargaan, Saya ucapkan selamat atas penghargaan yang telah diterima. Saya berharap agar rekan-rekan Terus dapat memberikan pelayanan prima bagi masyarakat," tandas
Kapolres Belu.
Upacara pemberian reward yang digelar bersamaan dengan kenaikan pangkat pengabdian dihadiri para Kabag, Kasat, perwira staf, Kapolsek jajaran, pengurus cabang Bhayangkari Belu serta para Brigadir dan ASN Polri Polres Belu.
Baca Juga: Keluar Rumah Sakit, Piche Kotta Ditahan