digtara.com -Sebuah kapal nelayan dilaporkan tenggelam saat mencari ikan di perairan Barate, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan total tujuh orang nelayan di dalamnya.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam orang korban dalam keadaan selamat, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.
Korban belum ditemukan yakni Adrianus Adonis (46), warga Oesao, RT 006/RW 002, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Kejadian bermula pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 Wita, ketika kapal nelayan tersebut diduga tenggelam di perairan Barate.
Baca Juga: Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang Kantor Pencarian dan Pertolongan
Kupang kemudian menerima laporan pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 03.30 WITA dari Dwi, istri salah satu korban, yang menginformasikan kejadian tersebut sekaligus memohon bantuan SAR.
Tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang diberangkatkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dari pelabuhan Navigasi Kupang menuju lokasi kejadian dengan kekuatan enam personel.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polairud Polda NTT, Bhabinkamtibmas Barate, Bakamla Kupang, BPBD Kabupaten Kupang, serta masyarakat setempat.
Tim SAR berkoordinasi dengan
nelayan sekitar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, satu orang korban telah lebih dahulu ditemukan oleh
nelayan setempat pada pukul 03.05 Wita dalam kondisi selamat.
Selanjutnya, pada pukul 06.20 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan lima orang korban lainnya dalam keadaan selamat di pesisir Pantai Barate kecil pada koordinat 9°53'55.15" S – 123°36'45.33" E.
Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Pantai Barate besar, Kabupaten Kupang
Baca Juga: Pelaku Pencurian Di Kupang Beserta Barang Bukti Diamankan Tim Resmob Polres Kupang Hingga Minggu, 3 Mei 2026 petan, upaya pencarian terhadap satu korban yang masih hilang telah dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, namun belum membuahkan hasil.
Operasi SAR dilanjutkan pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 06.00 Wita, dengan melibatkan unsur SAR gabungan, termasuk Kansar Kupang, Polairud Polda NTT, Babinkamtibmas Barate, Bakamla Kupang, BPBD Kabupaten Kupang, Puskesmas Poto, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Kapal yang tenggelam merupakan kapal jenis fiber warna putih biru milik DKP Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Kupang.
Enam korban selamat masing-masing Mulianto Tabais (35), tenaga PPPK yang juga warga Kelurahan Naibonat, Kecamatan
Kupang Timur, Kabupaten
Kupang.
Hendrik Adonis (46) dan Tonci Kapitan (51), warga Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Nugroho I. Ledo (42), ASN yang merupakan warga Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Baca Juga: Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang Berikutnya Rahmad Ilahi (46), warga Kelurahan Oesao, Kecamatan
Kupang Timur, Kabupaten
Kupang dan Yandres H. Tulle (38), warga Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten
Kupang.