digtara.com -Tim SAR gabungan bersama Polsek Fatuleu masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban tenggelam di perairan Tanjung Barate, Kabupaten yang terjadi pada Sabtu (2/5/2026) lalu.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama
Adrianus Adonis.
Ia merupakan salah satu dari tujuh orang yang sebelumnya dilaporkan hanyut akibat dihantam arus laut saat sedang memancing di lokasi tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika rombongan pemancing tengah beraktivitas di sekitar pesisir Tanjung Barate.
Baca Juga: Satu Warga di Kupang Belum Ditemukan Pasca Tenggelamnya Kapal Nelayan Tanpa diduga, arus laut yang kuat datang secara tiba-tiba dan menyeret para korban ke tengah laut.
Dari tujuh korban yang hanyut, sebagian telah berhasil ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia.
Namun hingga Selasa (5/5/2026) pagi, korban Adrianus Adonis masih belum ditemukan.
Upaya pencarian terus dilakukan dengan menyisir area perairan dan pesisir sekitar lokasi kejadian.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, aparat kepolisian dari Polsek Fatuleu dipimpin Wakapolsek Fatuleu, Ipda Budi Santoso ditambah seorang Babinsa, serta dibantu warga setempat, menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu.
Kapolsek Fatuleu, Iptu Markus Temeno yang turut hadir di lokasi kejadian, menyampaikan bahwa pencarian terus dilakukan secara maksimal hingga korban ditemukan.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua WNA Sakit Saat Berwisata di Pulau Padar-Manggarai Barat Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pemancing, agar lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi
cuaca sebelum beraktivitas di laut.
" Kami bersama tim SAR akan terus lakukan pencarian hingga korban ditemukan," terangnya.
Masyarakat dihimbau berhati-hati saat memancing atau melakukan kegiatan lain dilaut.
Keluarga korban masih berharap
Adrianus Adonis dapat segera ditemukan.
Sementara itu, tim SAR gabungan berkomitmen untuk melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas area penyisiran dalam beberapa hari ke depan.