digtara.com -Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda NTT, Kombes Pol. Dr. H. Juli Agung Pramono membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas dan Pelatihan Fungsi Kehumasan Polda NTT Tahun Anggaran 2026 di Hotel Sylvia Kupang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat utama
Polda NTT, para Kasi Humas Polres jajaran, personel pengemban fungsi kehumasan, serta sejumlah narasumber yang memberikan penguatan terkait strategi komunikasi publik dan literasi digital.
Karo SDM Polda NTT membacakan sambutan Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko yang menekankan pentingnya peran Humas Polri di era digital saat ini.
Ia menyampaikan bahwa fungsi humas tidak lagi sekadar menjadi penyambung informasi, tetapi telah menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, menjaga ruang digital yang sehat, serta menumbuhkan optimisme dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
"Di era digital saat ini, Humas Polri bukan hanya menjadi penyambung informasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, menjaga ruang digital yang sehat, serta menumbuhkan optimisme dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Kombes Pol. Juli Agung Pramono.
Rakernis tahun ini mengusung tema "Strategi Humas Polda NTT dalam Rangka Mewujudkan Literasi Digital Guna Terpeliharanya Polda NTT Penuh Kasih."
Baca Juga: Polres Flores Timur, Kupang Kota dan Malaka Jadi Polres Paling Aktif dan Inovatif Kelola Informasi Publik
Menurut Kapolda NTT, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang terus berkembang pesat.
Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan menyaring informasi, menangkal hoaks, serta membangun komunikasi yang positif dan mencerdaskan masyarakat.
Kapolda NTT juga menegaskan bahwa konsep "Polda NTT Penuh Kasih" bukan sekadar slogan, melainkan nilai pengabdian yang harus diwujudkan dalam setiap pelayanan, komunikasi, dan tindakan personel Polri kepada masyarakat.
"Humas Polda NTT harus menjadi pelaku utama dalam menyebarkan narasi kebaikan, menumbuhkan empati sosial, dan menampilkan wajah Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat," lanjutnya.
Ia juga menekankan tiga pedoman utama dalam pelaksanaan tugas sesuai Commander Wish Kapolda NTT, yakni berbuat baik untuk diri sendiri, berbuat baik untuk institusi, dan berbuat baik untuk NKRI.
Karo SDM
Polda NTT menambahkan bahwa
Rakernis dan pelatihan fungsi kehumasan ini diharapkan mampu melahirkan strategi komunikasi yang adaptif, kreatif, dan profesional guna memperkuat citra Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas personel humas agar semakin profesional dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan humanis kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Dr. H. Juli Agung Pramono.