digtara.com - Polda Sumut bersama Polrestabes Medan meningkatkan patroli keamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada hari kedua blackout yang melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Sabtu malam (23/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminal di tengah pemadaman listrik massal yang masih terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Medan.
365 Personel dan Puluhan Kendaraan Dikerahkan
Dalam pelaksanaan patroli KRYD, Polrestabes Medan mengerahkan sebanyak 365 personel yang disebar di berbagai titik rawan pada malam hari.
Pengamanan juga diperkuat dengan:
78 unit mobil patroli58 kendaraan roda duaSeluruh personel ditugaskan untuk menjaga keamanan masyarakat selama proses pemulihan aliran listrik berlangsung.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Jadi Tersangka Kasus ITE, Diduga Cemarkan Nama Baik Ketua DPRD Sumut
Kegiatan diawali dengan apel gelar pasukan di Lapangan Merdeka Medan pada Sabtu malam sekitar pukul 21.46 WIB.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, dan dihadiri Wakapolda Sumut, Sonny Irawan.
Polisi Fokus Jaga Keamanan Selama Blackout
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari misi kemanusiaan pasca pemadaman listrik besar yang berdampak pada aktivitas masyarakat.
"Polrestabes Medan bersama Polda Sumatera Utara hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa batas. Fokus utama kami memastikan situasi Kota Medan tetap aman selama proses pemulihan listrik berlangsung," ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari PT PLN (Persero) melalui intelijen kepolisian, pemulihan listrik di Kota Medan terus berjalan secara bertahap.
Pemulihan awal disebut mulai terjadi sejak Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB dengan capaian sekitar 10 persen.
Hingga Sabtu malam, lebih dari 55 persen wilayah Kota Medan diklaim telah kembali mendapatkan pasokan listrik.
Patroli Intelijen dan Reserse Diterjunkan
Selain patroli terbuka, kepolisian juga menerjunkan patroli tertutup yang melibatkan unsur intelijen dan reserse kriminal.
Baca Juga: Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi:
Kejahatan jalananPencurianGangguan keamanan saat blackoutPengamanan difokuskan pada sejumlah titik penting seperti:
Persimpangan jalan yang masih gelapKawasan rawan kriminalitasSPBUArea publik dengan aktivitas tinggiPolisi Pastikan Distribusi BBM AmanKapolrestabes Medan juga memastikan kondisi 91 SPBU di Kota Medan tetap aman selama blackout berlangsung.
Berdasarkan informasi dari Pertamina, distribusi bahan bakar minyak (BBM) masih berjalan normal.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik," kata Calvijn.
Peningkatan patroli ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif hingga proses pemulihan listrik di wilayah Sumatera Utara selesai sepenuhnya.