digtara.com -Seorang wisatawan asing asal Ethiopia berhasil dievakuasi setelah pingsan saat mengikuti perjalanan wisata di Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat pada Sabtu (23/5/2026).
Wisatawan tersebut diketahui bernama Bekele Moges Kidane, warga negara asing (WNA) Ethiopia, yang sedang mengikuti trip wisata menggunakan speed boat
Optimus Prime.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menjelaskan bahwa personel Marnit Labuan Bajo bergerak cepat setelah menerima informasi adanya wisatawan asing yang membutuhkan pertolongan medis.
"Begitu menerima informasi, personel Ditpolairud Polda NTT langsung melakukan langkah cepat untuk membantu proses evakuasi wisatawan asing yang mengalami pingsan saat perjalanan wisata di Pulau Padar," ujar Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution pada Minggu (24/5/2026) malam.
Personel Marnit Labuan Bajo memindahkan korban dari Speed Boat Optimus Prime ke Speed Boat Wukong untuk mempercepat proses evakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima dari Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto.
Baca Juga: Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT
Setelah tiba di pelabuhan, personel Ditpolairud
Polda NTT berkoordinasi dengan petugas medis dan ambulans guna membawa korban ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Personel kami langsung bersiaga di pelabuhan dan menghubungi ambulans agar korban segera mendapat penanganan medis secara cepat dan tepat," jelas Direktur Polairud Polda NTT.
Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menegaskan bahwa kehadiran Ditpolairud
Polda NTT di wilayah perairan wisata bukan hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga memastikan keselamatan
wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata unggulan di NTT.
Menurutnya, Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata internasional membutuhkan dukungan pengamanan dan pelayanan kemanusiaan yang maksimal agar
wisatawan merasa aman dan nyaman selama berada di wilayah Nusa Tenggara Timur.
"Keselamatan wisatawan menjadi prioritas bersama. Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan cepat dan responsif terhadap setiap situasi darurat di wilayah perairan wisata," tandasnya.
Seluruh proses evakuasi berjalan lancar dan korban berhasil dibawa ke rumah sakit dalam keadaan aman untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.