digtara.com -Rumah tinggal milik Benyamin Here (50) di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar pada Minggu (31/5/2026) malam.
Rumah yang terletak di RT 007/RW 004, Teni Hawu, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten
Sabu Raijua juga merupakan tempat usaha untuk mebel.
Korban Benyamin Here merupakan seorang penyandang disabilitas tuna rungu yang memiliki keahlian sebagai tukang kayu sehingga rumah tinggalnya juga sebagai tempat usaha mebel.
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis melalui Kasat Reskrim Polres Sabu Raijua, Iptu Deflorintus M. Wee membenarkan adanya kebakaran rumah tinggal tersebut.
"Benar, (kebakaran) rumah tinggal yang juga tempat usaha di Teni Hawu," ujar Kasat pada Selasa (2/6/2026).
Saat rumahnya terbakar, korban berada di depan kantor PLN Seba. Korban memiliki kebiasaan duduk-duduk di depan PLN Seba pada malam hari.
Baca Juga: Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Pasca Jatuh dari Pohon Kelapa
Odi Kore (46) tetangga yang rumahnya berdekatan dengan korban melihat
kebakaran itu pada Minggu malam.
Ia mendengar bunyi-bunyi di luar rumah sehingga langsung keluar rumah.
Ode kaget melihat rumah korban yang berada di samping rumahnya sementara terbakar.
Ode langsung berlari menuju jalan raya untuk memanggil korban karena jam seperti itu korban berada di depan PLN Seba.
Ode menyampaikan kalau rumah korban terbakar sehingga korban bersama Ode kembali ke rumah korban.
Saat tiba di depan rumahnya, korban melihat rumahnya sudah terbakar.
Mobil pemadam kebakaran dari Sat Pol PP Kabupaten Sabu Raijua dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian dan berhasil memadamkan kebakaran namun rumah sudah rata dengan tanah.
Kondisi rumah korban berukuran 4x6 meter, merupakan rumah biasa beratap daun, dinding bebak kelapa dan lantai tanah.
Korban mengalami kerugian materil puluhan juta karena hampir semua isi rumah dan perlengkapan mebel hangus terbakar.
"Pakaian, alat pertukangan, uang Rp 19.000.000, beras, besi, kelapa ratusan buah, tempat tidur dan lemari semuanya terbakar," ujar Kasat.
Polisi masih mendalami penyebab kebakaran. "(Penyebab) masih dalam penyelidikan karena korban meninggalkan rumah setelah makan malam, dan memasak menggunakan magic com, diduga karena koslet listrik," ujar Kasat.
Korban selama ini tinggal sendiri di rumahnya dan belum berkeluarga serta korban menderita tuna rungu.
"Korban bekerja sebagai tukang kayu dan mebel sehingga mempunyai peralatan mebel yang lengkap," tandas Kasat.
Baca Juga: Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Pasca Jatuh dari Pohon Kelapa