digtara.com -YS alias Yesi (46), meninggal diatas kapal KM Dharma Kartika V saat masih dalam pelayaran dari Surabaya, Jawa Timur ke Waingapu, Kahupaten Sumba Timur, NTT.
Korban yang juga warga Temu-Kanatang, Kecamatan Kota Hahar, Kabupaten Sumba Timur merupakan penumpang tujuan pelabuhan Nusantara
Waingapu.
Ia menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (4/6/2026) pagi sekitar pukul 07.30 Wita
Dalam pelayaran dari Surabaya, korban didampingi anaknya, A. Diego P. T.
Sesuai pengakuan anaknya, korban menderita sakit kanker dan hendak kembali ke Sumba Timur.
Sesuai pengakuan petugas kapal, Adi Foreman GS, korban menempati kamar kelas II 045.
Baca Juga: Empat Warga di Sumba Timur Meninggal Dunia Saat Rumah Pondok Terbakar, Salah Satunya Balita
Sekitar pukul 07.35 Wita, korban mengalami henti fafas di kamar kelas II D54.
Kondisi penumpang/korban saat itu sudah dalam keadaan tidak ada pernafasan.
Ketika petugas medis KM Dharma Kartika V datang, mereka mencoba mendeteksi denyut nadi.
Hasilnya, sudah tidak ada denyut nadi, tidak ditemukan respon pupil dan retina dan tekanan darah tidak terdeteksi.
Dari observasi petugas medis ditemukan bahwa penunpang/korban terpasang kanul trakeostomi atau kateter urine.
Dari rangkaian tindakan yang dilakukan, pihak medis menyatakan jika penumpang tersebut telah meninggal dunia.
Nahkoda kapal KM Dharma Kartika V kemudian menghubungi kepala cabang Waingapu bahwa ada penumpang meninggal di dalam kapal agar diambil tindakan lebih lanjut saat kapal tiba di pelabuhan Waingapu,
Kepala Pos Pol KP3 Laut Waingapu bersama pegawai KSOP, petugas KKP (Karantina Kesehatan Pelabuhan) dan petugas jenasah dari rumah sakit umum naik ke KM Dharma Kartika V untuk memastikan kejadian tersebut.
Para keluarga yang menjemput korban di pelabuhan Waingapu menerima kematian korban dan meminta agar jenazah korban langsung dibawa ke rumah korban di Kelurahan Temu, Kecamatab Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.