digtara.com - Kasus kematian warga karena gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Nagekeo, NTT pada Minggu (7/6/2026).Kali ini, RW alias Rafael (54) ditemukan meninggal dalam posisi gantung diri di Nunukae, Desa Leguderu, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.
Korban yang juga seorang petani merupakan warga Dusun 2, RT 003/RW 001, Desa Leguderu, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.
Kristina S (41), istri korban mengaku kalau pada Sabtu (6/6/2026), ia dan korban melakukan aktivitas seperti biasa di rumah mereka.
Beberapa saat kemudian, Kristina melihat korban mandi dan bersiap untuk ke tempat latihan menyanyi.
Sekitar pukul 23.00 Wita, Kristina dan anaknya menunggu korban di rumah tetapi korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Kristina tidak menaruh curiga sedikitpun karena korban dalam satu minggu terakhir setiap malamnya mengikuti latihan menyanyi di rumah tetangga.
Baca Juga: Balita Perempuan di Nagekeo Ditemukan Meninggal Dalam Bak Air Kamar Mandi
Karena menunggu korban terlalu lama, Kristina dan anaknya yang berusia 13 tahun tertidur.
Minggu (7/6/2026) subuh sekitar pukul 05.00 Wita, Kriatina terbangun dan tidak melihat korban di kamar.
Ia kemudian mencari korban di setiap kamar di dalam rumah dan menemukan korban berada di ruangan gudang yang terletak di samping dapur dalam posisi terdapat jeratan tali nilon pada korban dengan posisi korban setengah duduk.
Kristina memberitahukan kejadian tersebut kepada anaknya dan melaporkan kejadian tersebut kepada anggota TNI AD yang merupakan tetangga rumah.
Anggota TNI tersebut menginformasikan kejadian tersebut kepada anggota Polsek Boawae, Aipda Antonius L. Wula.
Korban rupanya mengakhiri hidupnya dengan cara
gantung diri di gudang rumah mereka.
Korban ditemukan tergantung di tali nilon yang terikat pada kosen jendela.
Hasil visum dr. Maria Elvina Doa Yanik dari Puskesmas Boawae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo bahwa ditemukan bekas jeratan tali pada leher yang membiru, yang melingkar mengelilingi leher.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar pafa jenazah korban, korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 23.00 Wita sampai pukul 05.00 wita.
Tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: Pulang Kegiatan Rohani, Bocah Perempuan di Lembata Dicabuli Pria Lansia Kristina mengaku kalau satu minggu sebelumnya, korban sempat memberitahukan istrinya bahwa korban akan melakukan aksi
gantung diri.
Diduga kuat korban memilih gantung diri karena korban terlilit utang.
Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan proses hukum lebih lanjut yang dikuatkan dengan surat pernyataan penolakan otopsi.
Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Fajar Cahyono membenarkan kejadian ini.
Disebutkan kalau polisi sudah meminta keterangan sejumlah pihak, mengamankan barang bukti dan memasang police line di lokasi kejadian.