digtara.com -Tiga unit rumah kontrakan permanen di Jalan Sisingamangaraja, Gang Jono, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ludes terbakar pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nisa (20), Ardi (50), dan Ayu (20). Kobaran api dengan cepat melahap bangunan beserta seluruh isi rumah sehingga membuat warga sekitar panik.
Warga bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi harus melalui gang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam untuk menjangkau titik kebakaran. Setelah lebih dari satu jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan api.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polres Tebing Tinggi bersama Polsek Padang Hulu langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Salah seorang saksi, Ardiansyah, mengaku pertama kali melihat kobaran api dari rumah tetangganya saat hendak keluar rumah.
Baca Juga: Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol
"Saya terkejut melihat api sudah menyala dari dalam rumah tetangga. Saya langsung berteriak meminta tolong kepada warga. Karena rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya, saya sempat mendobrak pintu untuk mencoba memadamkan api. Dugaan sementara api berasal dari kulkas yang mengalami korsleting listrik hingga memicu
kebakaran," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kota
Tebing Tinggi, Fadli, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Sebanyak tiga unit rumah hangus terbakar dalam peristiwa ini. Kami menurunkan empat unit mobil pemadam
kebakaran untuk melakukan pemadaman. Penyebab pasti
kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Fadli.
Akibat peristiwa tersebut, para korban diperkirakan mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, kasus kebakaran masih dalam penanganan Polres Tebing Tinggi untuk penyelidikan lebih lanjut.