digtara.com -Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata didampingi Kaurmintu Sat Resnarkoba, I Dewa Gede Agung Sutedja membekali siswa SMA Negeri 2 Waingapu mengenai masalah Narkoba.
Sosialisasi ini mengusung tema "Pelajar Hebat, Tanpa Narkoba" dihadiri para guru dan siswa.
Sosialisasi bahaya Narkoba pada Rabu (10/6/2026) ini digelar guna membekali generasi muda dengan pemahaman tentang bahaya narkoba serta konsekuensi hukumnya.
Kegiatan pencegahan narkoba yang terus digencarkan Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur ini sebagai implementasi tagline 'Tanah Marapu Bersih Narkoba' tersebut memberikan warna berbeda terhadap Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, yang hadir sebagai pemateri menjelaskan bahwa pelajar merupakan kelompok rentan yang sering menjadi target peredaran gelap narkotika.
"Narkoba merusak masa depan. Sekali mencoba, kalian bisa kehilangan segalanya. Tugas kami bukan hanya menangkap, tapi mencegah agar anak-anak Sumba Timur tidak terjerumus," tegas Kasat Resnarkoba di hadapan para siswa.
Baca Juga: Terobosan 'Polantas Menyapa', Satlantas Polres Sumba Timur Sambangi Pangkalan Ojek Online Maxim Kota Waingapu
Dalam sesi sosialisasi, personel Sat Resnarkoba memaparkan jenis-jenis narkotika, modus peredaran yang sering digunakan, serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan siswa.
Siswa juga diedukasi tentang pentingnya berani menolak dan melaporkan jika menemukan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
"Kami ada call center di nomor 085 113 516 688 serta medsos resmi Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur. Laporannya dijamin rahasia. Jangan takut, karena satu laporan atau satu informasi kalian bisa menyelamatkan banyak nyawa," tambahnya.
Kepala SMAN 2 Waingapu melalui Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, David Hartono Kalumbang mengapresiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, sosialisasi langsung dari kepolisian lebih efektif karena disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak serta contoh nyata.
"Kami berharap siswa-siswi di sini bisa menjadi agen P4GN di sekolah dan lingkungan rumah masing-masing. Jangan sampai Sumba Timur kehilangan generasinya karena narkoba," ujar David Hartono Kalumbang
Kegiatan ditutup dengan deklarasi anti narkoba bersama dan pemberian stiker "Kawasan Bebas Narkoba" pihak sekolah.
Polres Sumba Timur khususnya Sat Resnarkoba menyatakan program sosialisasi ke sekolah-sekolah akan terus digencarkan sebagai upaya preventif menciptakan generasi Sumba Timur bersih Narkoba.