Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Imanuel Lodja - Kamis, 18 Juni 2026 17:11 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kwee Tji Seng (42), warga Desa Kambajawa, kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT meninggal pasca dianiaya dengan parang.

Korban terkena sabetan parang pada Rabu (17/6/2026) di dekat sebuah tempat kost di Kambajawa.

Dua korban luka berat masing-masing NJD (49) dan VAB (43) yang hingga kini masih terus jalani perawatan intensif.

Polisi pun mengantongi identitas pelaku masing-masing AL alias Agus (40) dan ALB alias Joni (27).

Keduanya merupakan warga Pogo Puda, Desa Kalembu Ana, Kecamatan

Tana Righu, Kabupaten Sumba Barat.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan P21, Polres Sumba Barat Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Kasus ini bermula saat ALB alias Joni sedang duduk dengan Matius Lani Daghu alias Bapa Gio, Matius Bora Gollu alias Tius dan Yance sedang duduk nongkrong mengkonsumsi minuman keras (Miras) di depan kamar kos yang dihuni terduga pelaku AL alias Agus.

Saat sedang duduk dan mengkonsumsi Miras, Matius alias Bapa Gio keluar ke arah jalan raya.

Ia berniat memetik buah mangga yang berada di sebelah kos-kosan tersebut untuk tolakan Miras.

Matius kemudian melempar batu ke arah pohon dan buah mangga yang merupakan milik tetangga.

Tindakan Matius yang mengambil mangga tanpa permisi mengusik ketenangan tetangga. Ia pun ditegur oleh pemilik pohon mangga tersebut.

Saat bersamaan, datanglah sekelompok orang dari tenda acara kenoto (acara pertunangan adat/budaya Sabu) yang bersebelahan dengan kos-kosan tersebut.

Sekelompok orang tersebut langsung mendatangi Matius alias Bapa Gio dan langsung memukulnya.

Mengetahui Matius dikeroyok, keluarlah terduga pelaku ALB alias Joni dan Agustinus yang memanggil Matius agar kembali ke kos-kosan.

Setelah Matius dan terduga pelaku ALB alias Joni dan Agustinus pulang kembali ke arah kos-kosan, sekelompok orang tersebut termasuk korban malah mengejar mereka lalu masuk melompat pagar kos-kosan dan langsung menyerang mereka.

Baca Juga: Mabuk Miras, Residivis di Kupang Aniaya Perempuan dan Tikam Warga


Terduga pelaku lari ke dalam kamar kos dan mengambil parang.

Lalu terduga pelaku Agustinus dan Alex alias Joni secara membabi buta menyerang balik kepada sekelompok orang tersebut hingga menebas leher korban menggunakan parang dan juga kepada korban lainnya.

Setelah kejadian tersebut, terduga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian kos-kosan tersebut.

Keluarga dari salah satu korban langsung ke SPKT Polres Sumba Timur dan melaporkan kejadian tersebut.

Tim gabungan dari Polres Sumba Timur turun ke lokasi kejadian, mengamankan dan langsung mengumpulkan informasi atas kejadian tersebut.

Polisi mengamankan barang bukti dua buah parang masing-masing milik AL alias Agus dan ALB alias Joni.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan P21, Polres Sumba Barat Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Polisi sudah membuatkan laporan polisi, mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Usai melakukan visum terhadap korban, polisi juga mengamankan pelaku serta memeriksa para saksi dan pelaku.

Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan dan penyidik bekerja berdasarkan alat bukti yang ditemukan.

Pihaknya mengimbau semua pihak untuk mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian.

Kapolres memastikan bahwa penyidik bekerja secara profesional untuk mengungkap peristiwa ini secara terang dan melakukan proses hukum sesuai aturan.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga melakukan analisis terhadap barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kasus tersebut.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Hilang Sejak Sabtu Saat Memancing, Pria di Alor Ditemukan Meninggal Dunia

Nusantara

Korban Penganiayaan di Kupang Ditolong Polisi Saat Patroli Lampu Biru

Nusantara

Polsek Hawu Mehara Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga

Nusantara

Tangani Kasus Pengeroyokan, Polres Sumba Timur Tetapkan Lima Tersangka

Nusantara

Pelaku Jambret Ibu Rumah Tangga Saat Pulang Gereja Diamankan Polisi

Nusantara

Pria di Alor Jatuh dan Hilang Saat Memancing di Laut