Kurang dari 24 Jam, Polres Sumba Timur Bekuk Para Pelaku Penganiayaan Menyebabkan Orang Meninggal

Imanuel Lodja - Kamis, 18 Juni 2026 17:45 WIB
ist
Tim gabungan Polres Sumba Timur mengamankan para pihak yang terlibat kasus penganiayaan mengakibatkan satu orang meninggal dan dua korban luka berat

digtara.com -Polres Sumba Timur mengamankan dua pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam pada Kamis (18/6/2026) pagi.

Kedua pelaku yang ditangkap polisi masing-masing ALB alias Joni, AL alias Agus, MLD alias Bapa Gio, MBG alias Tius dan Yance.

"Terduga pelaku AL berhasil diamankan beserta barang bukti satu bilah parang Sumba yang diduga digunakan saat kejadian. Ia diamankan pada Kamis subuh," ujar Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawan pada Kamis (18/6/2026) petang.

Selanjutnya dilakukan interogasi awal terhadap AL. Tim Polres Sumba Timur melanjutkan pengejaran terhadap terduga pelaku ALB alias Joni.

Sekitar pukul 04.15 Wita, tim gabungan berhasil mengamankan ALB alias Joni di rumah keluarganya di Mboka, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

"Tim gabungan juga mengamankan Bapa Gio dan MBG alias Tius untuk dibawa ke Polres Sumba Timur guna kepentingan pemeriksaan serta mengantisipasi situasi Kamtibmas mengingat pihak keluarga korban belum menerima kejadian tersebut," tandas Kapolres.

Baca Juga: Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Dalam kejadian yang terjadi di Kos-kosan Blok M, Jalan Pemuda, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur ini, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka berat.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026 subuh sekitar pukul 02.00 wita dinihari

Awal kejadian bermula saat terduga pelaku ALB alias Joni bersama MBG dan Yance sedang duduk-duduk di depan kamar kos milik AL.

"Saat sedang duduk-duduk, Bapa Gio keluar menuju jalan raya dan berusaha memetik buah mangga dengan cara melempar batu ke arah pohon mangga yang berada di samping lokasi kos-kosan," urai Kapolres.

Tindakan tersebut kemudian ditegur oleh pemilik pohon mangga.


Tidak lama kemudian, sekelompok orang dari tenda acara Kenoto (pertunangan adat Sabu) yang berada di sebelah lokasi kos-kosan mendatangi Bapa Gio dan melakukan pemukulan.

Mengetahui Bapa Gio dikeroyok, terduga pelaku ALB alias Joni dan AL keluar dan memanggil Bapa Gio untuk kembali ke area kos-kosan.

Namun, saat ketiganya kembali menuju kos-kosan, sekelompok orang tersebut, termasuk korban, mengejar mereka hingga masuk dengan cara melompati pagar kos-kosan dan melakukan penyerangan.

Dalam situasi tersebut, terduga pelaku ALB alias Joni masuk ke dalam kamar kos dan mengambil sebilah parang.

Selanjutnya ALB alias Joni bersama AL melakukan serangan balik dengan menggunakan parang secara membabi buta terhadap kelompok tersebut.

Baca Juga: Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Hal ini mengakibatkan korban atas nama KDS alias alias Ongko Jery mengalami luka tebas pada bagian leher dan meninggal dunia.

Selain itu terdapat dua korban lainnya yang mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam.

Kedua korban luka berat yakni NJD alias Nathan Ju Dida (49) dan VAB alias Viktor (43).

Pasca kejadian tersebut, para terduga pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan dari keluarga korban yang datang ke SPKT Polres Sumba Timur, tim gabungan Polres Sumba Timur segera mendatangi TKP, mengamankan status quo lokasi kejadian serta melakukan pengumpulan keterangan dan informasi.

Tim Resmob Sat Reskrim bersama Sat Intelkam Polres Sumba Timur kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku.


Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku AL berhasil diamankan beserta barang bukti satu bilah parang Sumba yang diduga digunakan saat kejadian.

Selanjutnya dilakukan interogasi awal terhadap AL dan tim melanjutkan pengejaran terhadap terduga pelaku ALB alias Joni.

Saat ini para terduga pelaku dan saksi-saksi telah diserahkan kepada penyidik Sat Reskrim Polres Sumba Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Korban meninggal dunia berada di RSUD Umbu Rara Meha dan dilakukan proses otopsi.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Dua Pria di Sumba Timur Jadi Tersangka Penganiayaan Dan Pembunuhan, Ditahan Selama 20 Hari Kedepan

Nusantara

Polres Sumba Timur Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita

Nusantara

Terlibat Sejumlah Kasus Pidana, Pria di Rote Ndao Segera Disidangkan

Nusantara

Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Nusantara

Petani di Sumba Timur Dipolisikan Karena Aniaya Ternak Sapi

Nusantara

Anggota Dan ASN Purna Bakti di Polres Sumba Timur Dilepas Dengan Upacara Pedang Pora