digtara.com -Polres Rote Ndao berupaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Rote Ndao.
Kepedulian ditunjukkan melalui aksi nyata penanaman mangrove di Desa Oelua, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao.
Wilayah tersebut merupakan area rawan abrasi yang dekat dengan pemukiman warga.
Penanaman anakan mangrove rhizopora pada Kamis (18/6/2026) dipimpin Wakapolres Rote Ndao, Kompol I Wayan Sunartha bersama sejumlah Pejabat utama Polres Rote Ndao.
Penanaman anakan magrove menjadi tanggungjawab Satuan Samapta Polres Rote Ndao dipimpin Kasat Samapta Polres Rote Ndao, Iptu Yohn F Kotta bersama personel Satuan Samapta Polres Rote Ndao.
Aksi penanaman juga melibatkan ketua Pokmaswas Manaholo Oelua, Marthen Luter Mafo bersama perangkatnya.
Baca Juga: Pelaku Percobaan Penyelundupan dan Penipuan WNA di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan
Wakapolres Rote Ndao, Kompol I Wayan Sunarta menyebutkan kalau penanaman mangrove menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema 'Polri Untuk Masyarakat, Polri Presisi Mendukung Pemulihan dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh'.
Kegiatan ini pun untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan khususnya mangrove.
Keberadaan mangrove diyakini dapat mencegah abrasi pantai yang berdampak pada kerusakan lingkungan di sepanjang pantai Oelua, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao.
Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan sehingga melibatkan pokmas Manaholo Desa Oelua.
Kasat Samapta Polres Rote Ndao, Iptu Yohn F Kotta menyampaikan bahwa penanaman jenis mangrove Rhizopora tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan.
Juga wujud pengabdian kepada masyarakat yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Langkah ini sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir yang harus dilakukan secara berkesinambungan melalui kolaborasi seluruh pihak," tandasnya.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga merupakan investasi lingkungan untuk masa depan.
Kasat menyebutkan kalau mangrove memiliki fungsi yang sangat penting dalam mencegah abrasi, melindungi garis pantai, menjaga habitat biota laut, serta membantu menyerap emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.
Baca Juga: Pasca Buron dan Ditangkap Polisi, Sopir Dump Truk Ditahan di Polres Rote Ndao
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup," ujar Kasat,
Hal ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang adaptif terhadap berbagai tantangan, termasuk isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian dunia.
Pihaknya berharap masyarakat pesisir pantai di wilayah hukum Polres Rote Ndao terus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kawasan pesisir pantai.
"Keberadaan mangrove mampu menjadi benteng alami terhadap abrasi dan gelombang pasang serta menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir," tandas Iptu Yohn F Kotta.