digtara.com -Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) NTT mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga (anggota) PSHT.
Warga
PSHT NTT diminta selalu bekerja bersama dengan masyarakat umum untuk sama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (
Kamtibmas).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen dan bukti nyata organisasi PSHT dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, kondusif dan damai di wilayah Provinsi NTT.
Anggota PSHT yang berbudi luhur, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan mengutamakan persaudaraan harus selalu menciptakan kondisi yang aman serta kondusif dan tidak mudah terpancing oleh informasi hoax yang bertujuan menganganggu stabilitas keamanan dan menurunkan citra PSHT.
Ketua PSHT NTT, Nikolas B. Boesday menegaskan bahwa filosofi dasar PSHT adalah Memayu Hayuning Bawana—yang berarti memperindah keindahan dunia atau ikut serta menjaga kedamaian dan kelestarian dunia.
Oleh karena itu, setiap warga PSHT wajib menjadi pelopor perdamaian, bukan pemicu konflik.
Baca Juga: Polres TTU Galang Kamtibmas Pasca Kasus Pengeroyokan dan Pencurian di Insana Fafinisu
"Saya mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga PSHT, khususnya para pendekar muda, mari kita tunjukkan budi luhur kita. Jaga marwah organisasi dengan selalu menjaga kerukunan, menghormati sesama, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas di media sosial," ujar Nikolas L. Boesday di kediamannya, Jumat (19/6/2026).
Ditambahkan juga oleh Nikolas L. Boesday bahwa selain harus bekerjasama dengan masyarakat, PSHT juga harus selalu bersinergi dengan pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga dapat menciptakan rasa aman kepada seluruh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
PSHT pun memberikan dukungan penuh terhadap kepolisian, selalu bersinergi dengan masyarakat dan Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif sehingga masyarakat selalu merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.
Dalan kesempatan itu juga Nikolas L. Boesday mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ke-80, menjelang Hari Ulang Tahun Polri tanggal 1 Juli 2026.
"Semoga di usia yang baru ini Polri tetap menjadi pelindung, pelayan dan pengayom sejati yang selalu memberikan pengabdian prima secara profesional untuk masyarakat, Dirgahayu Polri," tandasnya.