digtara.com -Hari Lena (68), nelayan asal Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT nyaris tenggelam saat melaut akhir pekan lalu.
Hari Lena berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan.
Saat itu perahunya mengalami mati mesin di perairan Semau, Kabupaten Kupang, NTT.
"Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu orang korban dari sebuah perahu yang mengalami mati mesin saat sedang mencari ikan di perairan Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT. Korban ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel akhir pekan lalu.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan pada Sabtu, 20 Juni 2026 petang sekitar pukul 16.15 WITA.
Laporan disampaikan keluarga korban, Eros bahwa perahu yang digunakan korban mengalami mati mesin sekitar pukul 14.00 WITA saat berada di perairan sekitar Pulau Semau.
Baca Juga: Anggota Polres dan Bhayangkari Polres Kupang Bersama TNI Sumbang 150 Kantong Darah
"Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan
Kupang untuk meminta bantuan evakuasi," ujarnya.
Pada pukul 16.40 WITA, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang terdiri dari enam personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit Rescue Boat (RBB) dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung.
Operasi SAR ini juga melibatkan unsur SAR gabungan.
Sebelum pelaksanaan operasi, On Scene Coordinator (OSC) memberikan briefing kepada seluruh unsur SAR gabungan terkait rencana operasi dan prosedur pencarian yang akan dilaksanakan.
Setibanya di lokasi kejadian, tim segera melakukan koordinasi dan upaya pencarian terhadap korban.
Pada pukul 17.45 WITA, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat pada koordinat 10°08'91.2" LS – 123°30'29.1" BT.
Selanjutnya korban dievakuasi menuju Pelabuhan Navigasi, Kota Kupang.
Pada pukul 19.00 WITA, Tim SAR gabungan tiba di pelabuhan Navigasi Kupang dan korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.
OSC melaksanakan debriefing dan menyatakan operasi SAR selesai.
Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerjasama yang telah diberikan, sekaligus mengusulkan penutupan operasi SAR.
Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Bakamla Kupang, KSOP Kupang, KKP Kupang, serta keluarga korban dan unsur terkait lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerjasama dengan baik sehingga operasi SAR dapat berjalan lancar dan korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
"Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik antarunsur SAR. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas dedikasi dan respons cepat dalam pelaksanaan operasi SAR ini," ujar Mexianus Bekabel.
Baca Juga: Anggota Polres dan Bhayangkari Polres Kupang Bersama TNI Sumbang 150 Kantong Darah