digtara.com -Polda NTT menggelar Bhakti Pelayanan Kesehatan (Bhaktikes) di Mapolda NTT, Selasa (23/6/2026).
Bhaktikes tahun ini mencakup berbagai pelayanan kesehatan, mulai dari pengobatan umum, donor darah, cek kesehatan gratis, pengobatan spesialis, operasi katarak dan pterygium, pengobatan gigi, khitanan massal, terapi mental
USEFT, pelayanan bagi penyandang disabilitas, hingga pembagian kacamata gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, diantaranya Kasrem 161/Wirasakti, Kolonel Inf. Albertus Yostina David Alam, Kadiskes Kodaeral VII Kupang, Kolonel Laut (K) Wiranto, Karumkit Lanud El Tari, Mayor dr. I Gede Kasnaja, Sp.KJ, Irwasda Polda NTT, Wakil Ketua Pengurus Bhayangkari Daerah NTT, perwakilan PMI Provinsi NTT, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, serta para peserta Bhaktikes.
Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Faizal menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"Pada tanggal 1 Juli 2026 nanti, Kepolisian Negara Republik Indonesia akan memasuki usia yang ke-80. Di usia tersebut, hasil karya dan pengabdian Polri telah dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Nusa Tenggara Timur pada khususnya. Melalui rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini, baik yang dilaksanakan di tingkat pusat maupun kewilayahan, kami berupaya menghadirkan kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujar Brigjen Pol. Faizal.
Menurutnya, Bhaktikes merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Kolaborasi TNI dan Polri di Nagekeo Melalui Bakti Kesehatan Bersama
Kegiatan ini telah dilaksanakan bersama seluruh Polres jajaran
Polda NTT sejak 1 Juni 2026 dan menjangkau ribuan warga di berbagai wilayah.
Berdasarkan data pelaksanaan Bhaktikes hingga 23 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.755 peserta menerima pelayanan pengobatan umum.
Sementara pelayanan pengobatan spesialis melayani 113 pasien mata, 60 pasien THT, 89 pasien anak, dan 15 pasien obstetri dan ginekologi (Obgyn).
Selain itu, terdapat 239 peserta pengobatan gigi, 15 peserta operasi mata katarak dan pterygium, 111 peserta bedah minor, serta 30 peserta penyuluhan KB/KIA. Kegiatan donor darah yang dilaksanakan bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT berhasil melibatkan 860 pendonor.
Pada sektor pelayanan preventif dan promotif, Bhaktikes juga memberikan pemeriksaan laboratorium kepada 906 peserta, pemberian vitamin kepada 1.265 peserta, serta cek kesehatan gratis kepada 815 peserta. Sementara itu, program khitanan massal diikuti oleh 20 peserta.
Wakapolda NTT menegaskan bahwa seluruh layanan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan.
"Walaupun peringatan
Hari Bhayangkara merupakan momentum institusi Polri, namun makna sesungguhnya adalah bagaimana kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, kami mengedepankan kegiatan-kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui Bhakti Pelayanan Kesehatan yang telah berlangsung sejak awal Juni hingga hari ini," tegasnya.
Brigjen Pol. Faizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Bhaktikes.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Biddokkes Polda NTT dan Rumah Sakit Bhayangkara TK III Drs. Titus Ully Kupang, PMI Provinsi NTT, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, seluruh stakeholder terkait, serta masyarakat Nusa Tenggara Timur yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Bhaktikes ini. Sinergi dan kolaborasi yang baik ini menjadi kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.
Melalui Bhaktikes Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTT berharap dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Baca Juga: Kolaborasi TNI dan Polri di Nagekeo Melalui Bakti Kesehatan Bersama