digtara.com -Polda NTT menggelar upacara tabur bunga di perairan Bolok, Kabupaten Kupang, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan serta prajurit bangsa yang telah gugur dalam perjuangan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upacara dipimpin Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, dihadiri Wakapolda NTT, Brigjen Pol Faizal, para Pejabat Utama (PJU) Polda NTT, Kapolresta Kupang Kota, serta personel gabungan dari Polda NTT dan Polresta Kupang Kota.
Sebelum upacara tabur bunga di laut, Kapolda NTT bersama rombongan terlebih dahulu melaksanakan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka, Kota Kupang.
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara.
Di perairan Bolok, rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk doa dan penghargaan atas jasa-jasa mereka.
Baca Juga: Warga TTS Terduga Pelaku Percobaan Pembunuhan di Malaka Diamankan Tim Resmob Polda NTT
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke laut oleh Kapolda NTT sebagai simbol penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang sudah gugur.
Seluruh peserta upacara mengikuti penaburan bunga di laut sebagai ungkapan rasa hormat dan doa bagi para kusuma bangsa.
Upacara ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai patriotisme, penghormatan, dan refleksi pengabdian.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan bahwa upacara tabur bunga merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara.
Upacara tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan yang tulus kepada para pahlawan serta prajurit bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan, persatuan, dan keamanan negara.
"Semangat perjuangan mereka harus terus hidup dan menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Rangkaian ziarah dan tabur bunga menjelang
Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel Polri untuk memperkuat nilai-nilai pengabdian dan integritas.
"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mengingatkan bahwa setiap keberhasilan yang diraih bangsa saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Karena itu, seluruh personel Polri harus terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas," lanjutnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, serta memperkokoh sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Nusa Tenggara Timur.