Kuota Bintara dan Tamtama Polda NTT Naik, Wakapolda Minta Casis Jangan Euforia Berlebihan

Imanuel Lodja - Sabtu, 04 Juli 2026 12:35 WIB
ist
Wakapolda NTT menyalami perwakilan orang tua Casis Bintara Polri usai pengumuman kelulusan

digtara.com -Kuota penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Polda NTT tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.

Jika dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTT hanya ada kuota untuk 72 siswa Bintara Polri pria Tahun 2026, maka saat ini mengalami peningkatan.

Dalam sidang terbuka penentuan kelulusan akhir seleksi penerimaan terpadu anggota Polri TA 2026, Polda NTT mendapat kuota 185 orang bintara Polri.

Jumlah ini terdiri dari 165 orang bintara pria dan 20 orang polisi wanita (Polwan).

165 bintara pria ini terdiri bintara tugas polisi umum SPKT, Bintara Rekrutmen Proaktif (Rekpro) dan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).

Dengan demikian terjadi kenaikan 110 persen dari jumlah DIPA sebelumnya.

Baca Juga: Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT

Sementara Tamtama Polri dinyatakan lulus 63 orang terdiri dari 59 orang Brimob dan empat orang Polair.

Sidang kelulusan ini dipimpin Wakapolda NTT, Brigjen Faizal didampingi Irwasda, Kombes Pol Enriko S. Silalahi dan Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Dr Juli Agung Pramono, Jumat (3/7/2026) di aula Rupatama lantai III Polda NTT.

Hadir pula perwakilan orang tua peserta, pengawas internal dan pengawas eksternal.

Sidang juga diikuti Kombes Pol Irwan Deffi Nasution (Direktur Polairud Polda NTT) selaku ketua tim (Katim) ujian CAT psikologi, Kombes Pol Anthon Ch Nugroho (Kabidkum) selaku Katim pemeriksaan administrasi.

Kombes Pol Dr. Fery Harahap (Ka SPN) selaku Katim ujian CAT akademik, Kombes Pol Prianggodo Heru Kunprasetio selaku Katim ujian jasmani.

AKBP Muhammad Andra Wardhana (Kabid Propam) selaku pengawas umum, Kombes dr Heri Purwanto (Kabid Dokkes) selaku Katim Rikkes serta pengawas eksternal.


"DIPA hanya 72 orang (bintara pria). Namun berkat doa dan perjuangan Kapolda NTT serta panitia maka Mabes Polri memberi tambahan kuota 110 persen menjadi 165 orang," ujar Wakapolda NTT.

Wakapolda mengajak semua pihak menjaga kepercayaan tersebut. "Jika sesuai DIPA maka hanya 72 yang lulus tapi nerkat usaha panitia maka ada peningkatan,. Mari kita jaga kepercayaan itu," tandas Wakapolda.

Wakapolda NTT berharap agar mereka yang lulus menjaga kualitas diri. "Jika masa pendidikan kualitaa kalian bagus maka tahun depan (kuota) bisa bertambah dan yang lulus adalah yang benar-benar terseleksi.

Kepada peserta yang lulus diminta tetap menjaga kesehatan dan jangan euforia berlebihan.

Wakapolda mengingatkan agar peserta yang lulus tetap menjaga sikap. "Jika ada yang buat masalah sebelum tanggal 17 Juli nanti maka panitia berhak mengganti," tegas Wakapolda NTT.

Orang tua juga diminta menjaga anak dengan baik dalam masa tunggu sebelum waktu pelaksanaan pembukaan pendidikan 20 Juli 2026 mendatang.

Baca Juga: Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT

Pendaftar secara online penerimaan terpadu Polri TA 2026 sebanyak 3.483 orang yakni pria 2.867 orang dan wanita 616 orang.

Terverifikasi administrasi sebanyak 2.878 orang yakni pria 2.446 orang dan wanita 432 orang.

Jumlah ini terdiri dari Bintara sebanyak 2.679 orang (pria 2.247 orang dan wanita 432 orang) serta Tamtama 199 orang pria.

Seleksi dilakukan secara Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BeTAH) serta clear and clean dan benas dari KKN.

Hingga saat pengumuman tersisa 276 orang (256 pria dam 20 orang wanita) yakni Bintara 212 orang (192 orang pria dan 20 orang wanita) serta Tamtama 64 orang (60 Brimob dan 4 Polair).

Dari total 276 peserta, sesuai kuota Mabes Polri dan hasil perangkingan lulus bintara sebanyak 185 orang (165 orang pria dan 20 wanita).

Tamtama 63 orang pria yakni Brimob dan empat orang Polair.

Mewakili Kapolda NTT, Wakapolda menyampaikan terima kasih kepada panitia dan pengawas atas dedikasi sehingga seluruh tahapan seleksi berjalan dengan tertib dan lancar.


Orang tua dan wali diminta tetap memberikan motivasi agar Casis tidak cepat puas diri karena pendidikan di Pusdik dan SPN akan jauh lebih berat.

"Ingatkan anak-anak agar selalu jaga kesehatan serta tanamkan semangat yang tinggi," ujarnya.

Peserta yang lulus diminta agar mempersiapkan diri lebih baik. Sementara yang belum lulus karena keterbatasan kuota agar tidak putus asa, tetap semangat dan harus terus mencoba.

Para Casis akan memulai masa pendidikan 20 Juli 2026 selama lima bulan.

Bintara PTU, Rekpro dan Bakomsus menjalani pendidikan di SPN Polda NTT.

Bintara Intelijen di Pusdik Intel Sorean dan Polwan di Sepolwan Jakarta.

Baca Juga: Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT

Sedangkan Tamtama Brimob dan Polair di SPN Kalimantan Selatan dan SPN DI Yogyakarta.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT

Nusantara

Berkas Lengkap, Calo Penerimaan Anggota Polri di Kabupaten TTU Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nusantara

Brigjen Pol Faizal Jadi Wakapolda NTT

Nusantara

Gagal Ujian Psikologi, Casis Bintara Polri Diberi Motivasi Oleh Karo SDM Polda NTT

Nusantara

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Nusantara

Kolaborasi Lintas Sektoral, Polresta Kupang Kota Siap Amankan Agenda Paskah di Kota Kupang